Diduga Kemampuan Pompa Air Di Blok B1 dan B2 Tidak Sebanding Dengan Debit Air Yang Masuk

Reporter: Iran G Hasibuan

Bogor, Rabu (15/3/2017) suaraindonesia-news.com –┬áDiduga akibat tidak sebandingnya debit air yang masuk dengan daya pompa air membuat para pedagang Basement Blok B1 dan Blok B2 pasar Kebon Kembang, Kecamat bogor tengah Kota Bogor, Jawa Barat pada senin sore 27 februari yang lalu sekitar jam 14.30, kocar kacir untuk membenahi dagangannya masing masing.

Menurut salah satu pedagang yang berada di basement blok B Edi mengatakan, bahwa hampir seluruh blok B1 tergenang air setinggi mata kaki, dan 50 persen blok B2 juga ikut tergenang air.

Menurutnya sumber air tersebut datangnya dari bawah tanah hingga menembus ubin kios yang berada di basement blok b1 dan blok B 2.

Menanggapi kejadian tersebut,Direktur Operasional (Dirop) PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Ir Syuhaeri Nasution mengatakan, bahwa diduga kemampuan pompa yang ada sekarang masih sangat belum memadai mengingat debit air yang masuk tidak sebanding dengan kemampuan pompanya.

“Pihak PD PPJ sendiri sudah memanggil PT Javana Arta Perkasa sebagai pengembang, dan sudah meminta agar PT Javana menghitung kembali kapasitas pompa yang akan digunakan (tidak seperti yang sekarang ini) dan pompanya harus mampu mengeluarkan air dengan debit yang lebih besar daripada debit air yang diperkirakan bakal masuk ke lantai basement Blok B1 dan Blok B2,” ujarnya.

Ditambahkan Syuhaeri, selain kempuan pompanya yang lebih besar, PD PPJ juga berharap agar PT Javana mendisain ulang saringan penutup sumur pompa (tempat berkumpulnya air) agar mudah dibersihkan dari kotoran kotoran sampah toko atau plastik yang mungkin masuk ke dalam sumur kumpul tersebut.

Sementara menurut salah satu staf dari PT Javana Arta Perkasa,Hery mengatakan bahwa penyebab dari genangan air yang di basement blok b1 dan blok b2 disebabkan terjadinya penyumbatan pada drainase karena tumpukan sampah.

“Untuk kekuatan pompa sendiri sudah memadai karena dalam satu sumur mempunyai dua pompa,” imbuhnya.

“Di Basement blok b1 dan blok b2 sendiri mempunyai enam sumur dan mempunyai dua belas pompa dan sekarang kami sudah sediakan satu pompa cadangan yang lebih besar kemapuannya,” imbuhnya.

Selain itu pihak PT Javana sendiri sudah membuat drainase tembusan dari blok b1 dan blok b2 ke jalan nyi raja permas guna pengaliran air ke saluran utama yang berada di jalan nyi raja permas.

“Oleh karena itu kami harapkan kepada PD PPJ agar tetap memperhatikan sampah yang berada di blok A, blok B1 dan blok B2 agar tidak terjadi lagi penyumbatan pada drainase yang berada disekitar pasar,” pungkaanya.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here