Diduga Dibunuh, Warga Sumenep Ditemukan Tewas di Sungai Canggar Kota Batu

oleh -88 views
Bangkit Maknutu Dunirat 32 tahun Warga Dusun Benosan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, tewas di kawasan Sungai Watu Ondo, Dusun Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Dugaan sementara akibat korban pembunuhan semasa hidupnya.

KOTA BATU, Kamis (17/10/2019) suaraindonesia-news.com – Bangkit Maknutu Dunirat (32), Warga Dusun Benosan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditemukan tewas di kawasan Sungai Watu Ondo, Dusun Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Dugaan sementara akibat korban pembunuhan.

Laki-laki yang bekerja di UMC Suzuki, Sengkaling, Kabupaten Malang itu oleh warga ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa, Rabu siang (16/10/2019).

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, SIK, MIK mengatakan, saat ditemukan, jenazah tersebut degan kondisi tangan terikat dan mengalami luka pada pelipis kanannya. Begitu juga dari hasil otopsi membenarkan jika ada indikasi tindakan kekerasan pada korban dan ditemukan luka lebam di kepala dan mata.

“Korban meninggal dunia akibat adanya pendarahan diselaput otak korban. Sehingga membuat luka dan pendarahan bagian kepala, Dugaan sementara penyebab kematian karena tewas dibunuh,” kata Harviadhi Agung Prathama, saat ditemui, Kamis (17/10/2019) siang.

Menurutnya, dari hasil koordinasi Polres Batu dengan Polrestabes Surabaya, saat ini masih dilakukan upaya pengungkapan kasus kepada para pelaku. Polres Batu dalam kasus ini hanya menyampaikan identitas korban. Sedangkan untuk Polrestabes yang memiliki domain mencari pelaku dan motif dugaan pembunuhan.

“Kalau kami lihat, ada kekerasan fisik, tapi motif pembunuhan seperti apa dan pengungkapan pelaku seperti apa, Polres Batu menunggu hasil dari Polrestabes,” jelasnya.

Penemuan mayat, lanjut dia, berawal dari laporan perangkat Desa Sumberbrantas sekitar pukul 10.30 WIB pada Rabu (16/10/2019). Kemudian dari laporan tersebut dilakukan tindak lanjut dengan mengevakuasi jenazah bersama BPBD Kota Batu.

Sebelum dilakukan pengembangan lebih lanjut, Polres Batu berkoorinasi dengan Polrestabes Surabaya terkait penemuan jenazah tersebut. Yang kemudian diketahui jika jenazah tersebut sebelumnya telah dilaporkan kehilangan oleh keluarga pada tanggal 15 Oktober 2019.

Setelah koordinasi dengan Polrestabes, petugas dari Polres Batu bertemu dengan ibu dan istri korban Rabu Malam. Berdasarkan ciri-ciri fisik memang ada kemiripan, akhirnya polisi mengajak mereka ke RS Hasta Brata untuk melihat jenazah.

“Kemudian dilakukan otopsi dan hasilnya bukti sidik jari hingga ciri-ciri fisik korban dibenarkan oleh istri korban Kemudian diketahui identitas korban tersebut dan sesuai dengan laporan kehilangan dengan Polrestabes Surabaya,” pungkasnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Marisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *