Dicurigai Bawa Misi Tertentu, 40 Orang WNA DI Kota Batu Dalam Pengawasan Aparat

oleh -60 views
Thomas Maidu kepala Kantor Kesbangpol Kota Batu

Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com – Sedikitnya ada 40  orang Warga Negara Asing (WNA) yang berada di kota Batu yang tersebar di tiga kecamatan,   kini dalam pengawasan  Aparat kepolisian, TNI, Kejaksaan,  Imigrasi dan Badan Narkotika Nasional (BNN)   serta  Kesbangpol.  Dalam rapat koordinasi yang diprakarsai Kantor  Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menyebutkan  perlu diwaspadai  selain munculnya faham komunisme, terorisme juga adanya orang asing  yang bertempat tinggal  di wilayah hukum Kota Batu.

Thomas Maidu kepala Kantor Kesbangpol Kota Batu saat ditemui di Balai kota  Batu , Selasa (7/7)   mengatakan  bahwa di kota Batu  terdapat 40 orang WNA  yang perlu diwaspadai keberadaanya.

“Orang-orang itu mayoritas berasal dari Timur tengah,  sekarang  berada di wilayah Junrejo  sebagai pelajar dan Mahasiswa” kata Thomas.

Menurutnya, tidak selamanya, pelajar, mahasiswa dan pekerja asing di Indonesia itu mempunyai misi baik, tetapi dibalik itu pemerintah mewaspadai tentang gerak geriknya.

“Bisa juga membawa misi tertentu yang mengakibatkan menimbulkan gejolak  di masyarakat  dan efek negatif, kalou toh misinya baik sesuai dengan kehidupan bangsa kita ya tidak masalah” ungkapnya

Agar  tidak terjadi permasalahan di kemudian hari,  pihaknya  meminta kepada camat Junrejo, Bumiaji dan Batu untuk mendata  mereka yang telah berdiam di wilayahnya, “sebelum mereka terjun ke masyarakat hendaknya diberi sosialisasi tentang karakter budaya bangsa, karena karakter suatu bangsa satu dengan bangsa lain ber beda. Timur tengah dengan disini tidaklah sama, Di Indonesia terkesan santun sementara di timur tengah terkesan kerasnya” jelasnya.

Langkah selanjutnya, dalam pertemuan yang dihadiri  kasat intel kodim 0818 Malang  Batu, Kasat intel Polres Batu,  Kejaksaan Negeri Batu  akan membentuk suatu tim untuk mencegah terhadap kerawanan  dan merong-rong kewibawaan  bangsa dan negara, baik ancaman dari luar dan dalam.

“Nanti kita akan menjalin komunikasi satu tim melalui komunikasi whatsApp, sehingga nantinya tahu, bila terjadi sesuatu. Dan bisa melakukan langkah-langkah” jelasnya.

 Ditanya, apakah orang asing yang berada di Kota Batu itu mempunyai tempat tinggal sementara, Thomas   mengungkapkan  orang asing yang berada di kota Batu  harus melalui prosedur yang benar.

“mereka kesini harus mengantongi surat ijin dan harus ada yang bertanggung jawab, bila  itu tidak dilalui bisa juga mereka dideportasi  dari sini” pungkasnya. (Adi Wiyono).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *