Berita UtamaRegional

Diancam Didemo, Walikota Batu Batal Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pendidikan

Avatar of admin
×

Diancam Didemo, Walikota Batu Batal Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pendidikan

Sebarkan artikel ini
IMG 20180413 185907
Lokasi di Jaga Ketat Aparat Kepolisian

KOTA BATU, Jumat (13/4/2018) suaraindonesia-news.com – Diancam di demo oleh warga sekitar, Walikota Batu Dewanti Rumpoko yang rencananya akan melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan gedung Pendidikan Cahaya Sunah dan sarana ibadah yang berlokasi di Jalan Sultan Hasan Halim Kelurahan Sisir Kota Batu Jawa Timur, Jumat (13/4/2018) siang, batal dilakukan.

Untuk mengantisipasi hala-hal yang tidak diinginkan puluhan aparat kepolisian dari Polres Batu dibantu dengan personil TNI disiagakan untuk melakukan pengamanan di lokasi yang tak jauh dari gedung BNN kota Batu.

Ketua Yayasan Cahaya Islam Faqih Sya’roni mengatakan bahwa peletakan batu pertama dimulainya pembangunan gedung PAUD, TK, SD Islam Cahaya Sunah dan sarana Ibadah yang rencananaya dilakukan oleh walikota Batu, batal dilakukan. Dan pihaknya juga mengundang tokoh agama tokoh masyarakat MUI, KUA kecamatan Batu dan wali murid.

“Kita sebagai warga Negara yang baik tentunya kita ingin mewujudkan kota Batu tetap kondusif. Sebagai pertimbangan keamanan, maka peletakan batu pertama pembangunan gedung pendidikan dan sarana ibadah yang dilakukan oleh Bu Walikota, kita Batalkan,” kata Faqih Sya’roni saat ditemui, Jumat (13/4/2018).

Menurutnya, pembatalan peletakan batu pertama oleh walikota Batu itu bukan karena desakan warga, tetapi hal ini semata-mata demi keamanan kota Batu yang kondusif. Dari hasil rapat koordinasi dengan pihak kepolisian, lurah, camat, dan Kesbangpol Kota Batu mengedepankan keamanan kota Batu yang kondusif.

“Dan kami tidak ingin berbenturan dengan warga, dan untuk wujud dan kotribusi kami kepada bangsa dan Negara adalah mengembangkan pendidikan, mencerdaskan kehidupan anak bangsa.” ungkapnya.

Ia juga mengatakan keberadaan TK di lokasi akan dibangunya gedung baru itu sudah 8 tahun yang lalu, sementara SD baru berjalan tiga tahun, karena untuk pengembangan pendidikan pihaknya akan membangun gedung baru.

Seementara itu Kepala kesatuan Bangsa dan Politik (kesbangpol) kota Batu Suliyanah membenarkan jika rencana peletakan batu pertama pembangunan gedung Pendidikan dan sarana ibadah oleh walikota Batu dibatalkan.

“Ya Masyarakat katanya mau demo bila dilakukan peletakan batu pertama oleh walikota Batu, tapi sekarang khan tidak ada peletakan batu pertama, artinya tidak ada kegiatan. Pihak yayasanpun juga setuju,” kata Suliyanah.

Jadi sekarang kata Suliyanah, Tidak ada masalah, pihak yayasan cahaya islam juga sepakat demi kota Batu yang kondusif, kegiatan akan ditunda Sambil menunggu dan akan diagendakan lagi.

“Jadi nanti akan ada rapat koordinasi yang mengagendakanitu, Kesbang dengan mengundang, Forpinda Muspika, tokoh masyarakat tokoh agama, MUI SKPD, diagendakan setelah apeksi, dan sekarang tidak ada aktifitas” jelas mantan camat Junrejo ini.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Agira
Publisher : Tolak Iman