Di Penghujung Bulan Ramadhan, Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Peduli Sampah

Gerakan bersih-bersih sampah di alun-alun Kecamatan Arjasa. Oleh Ikatan Mahasiswa Kangean Surabaya (IMKS) , Ikatan Mahasiswa Kangean Kalimantan Selatan ( IMAKA KALSEL) dan Komunitas Mahadiswa Kangean Malang Adventure (MKM Adventure). Kamis sore (14/06/2018)

SUMENEP, Kamis (14/06/2018) suaraindonesia-news.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kangean Surabaya (IMKS), Ikatan Mahasiswa Kangean Kalimantan Selatan (IMAKA KALSEL) dan Komunitas Mahasiswa Kangean Malang Adventure (MKM-A) menggelar aksi sosial di Alun-alun Kecamatan Arjasa, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (14/06) sore.

Menariknya, dalam kegiatan sosial tersebut, puluhan mahasiswa dari gebungan beberapa komunitas itu melakukan aksi peduli terhadap lingkungan sekitar, dengan memungut sampah yang berserakan di sepanjang jalan Kecamatan Arjasa.

Dari aksi sosial itu, para mahasiswa berhasil membersihkan sampah sebanyak 20 kantong plastis ukuran besar. Selain membersihkan sampah, gerakan ini juga membagikan kantong-kantong plastik tersebut pada masyarakat yang kebetulan mengadakan buka bersama di areal alun-alun Arjasa.

Ketua Umum IMKS Surabaya, Widril Fakki mengatakan, kantong-kantong plastik yang di bagikan pada masyarakat itu diharapkan menumbuhkan suatu kesadaran tersendiri akan pentingnya kebersihan.

“Kantong plastik ini sengaja kami berikan langsung untuk mengingatkan dan menumbuhkan kepedulian masyarakat pada persoalan sampah di Arjasa,” katanya pada media ini, Kamis (14/06) sore.

Ia mengungkapkan, sangat miris melihat sampah-sampah yang berserakan di sepanjang jalan. Parahnya, kata Widril, hal tersebut menjadi perbincangan dan dikecam oleh banyak kalangan, hingga viral di media sosial Facebook.

“Di media sosial facebook juga ramai diperbincangkan mengenai sampah di alun-alun Arjasa ini. Hingga muncul berbagai perdebatan dan aksi mengecam tindakan membuang sembarangan dan mengabaikan sampah,” terangnya.

Tidak lama ini, diketahui begitu banyak warga yang mengadakan buka puasa bersama di alun-alun Kecamatan Arjasa. Bahkan, setiap sore hari menjelang buka puasa ada begitu banyak kelompok-kelompok masyarakat yang mengadakan buka puasa dengan menggelar lesehan di lapangan alun-alun Arjasa.

Namun hal tersebut sangat di sayangkan oleh para mahasiswa ini, karena semangat dalam menjalankan ibadah puasa tidak di iringi dengan rasa sadar serta kepedulian pada sampah sisa acara buka puasa bersama kelompok-kelompok masyarakat ini.

“Semoga gerakan sosial ini bisa menjadi cermin dan contoh bagi masyarak Kecamatan Arjasa pada umumnya, sehingga tidak ada lagi sampah-sampah berserakan di pinggir jalan dan ataupun di alun-alun Arjasa,” pungkas Widril, seraya berharap kesadaraan masyarakat.

Di akhir kegiatan, para mahasiswa ini lalu menggelar buka puasa bersama dan tak lupa juga berbagi takjil kepada masyarakat setempat.

Reporter : Syaiful
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here