Dewan Soroti Taman Pemda Jadi Tempat Ajang Mesum

oleh -12 views
Taman Pemda Sampang yang menjadi tempat ajang mesum

Reporter : Nora/Luluk

Sampang, 22/08/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Maraknya aksi mesum muda mudi di taman Pemda Sampang, menjadi sorotan DPRD Sampang. Para legeslatif menilai maraknya aksi mesum itu karena pengelolaan dan pengawasan terhadap taman kota yang berada di depan kantor Pemkab Sampang tersebut sangat lemah.

Sebab, taman tersebut kerapkali ditemukan pengunjung yang tak sungkan-sungkan melakukan mesum. Sehingga kondisi itu membuat pengelola taman diminta untuk memperketat pengawasan, terutama pembatasan jam kunjung taman.

Anggota Komisi I DPRD Sampang, Dadan Wahyudi mengatakan, jika dirinya sering mendapat pengaduan dari sejumlah warga terkait maraknya aktivitas mesum di area taman depan kantor Pemkab setempat.

“Kami mendapat pengaduan dari masyarakat jika di area taman depan kantor Pemkab sering dijadikan tempat bermesraan atau mesum, terutama di malam hari,” ujarnya, kemarin.

Dikatakan Dadan, persoalan adanya aktivitas pengunjung yang berbuat tidak senonoh, menurut dia sudah lama menjadi perhatian komisinya. Terutama berkaitan dengan kinerja Satpol PP yang bertugas dalam segi pengawasan.

“Kami tidak menyudutkan kinerja Satpol PP, namun persolaan ini perlu disikapi serius oleh semua pihak yang memiliki keterkaian dalam pengelolaan dan pengawasan taman kota,” jelasnya.

Ditambahkan Dadan, ketika ia berkunjung ke lokasi taman kota, sudah jelas terpampang papan pengumuman yang bertuliskan batasan jam kunjung taman. Pada papan pengumuman itu, maksimal jam kunjung taman yakni pukul 22.00 Wib, kecuali malam Minggu sampai pukul 23.00 Wib.

“Batasan kunjung ini seharusnya dijadikan pedoman bagi Satpol PP untuk menimalisir kegiatan yang berbau mesum,” tegasnya.

Terpisah, Kasi Ops Satpol PP Sampang, Mohammad Sadik menegaskan, jika pihaknya sudah sering memantau aktivitas pengunjung taman. Namun, tugas Satpol PP bukan hanya mengawasi taman kota, melainkan lokasi lainnya yang dinilai berpotensi dijadikan tempat mesum. Apalagi khusus taman kota adalah kewenangan kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH).

“Kami tegaskan jika taman kota bukan tanggungjawab Satpol PP, maka dari itu kami akan berkoordinasi dengan BLH tentang pembagian jam piket pengawasan taman,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *