BLORA, Rabu (9/7) suaraindonesia-news.com – Desa Tempurejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, menjadi desa perdana pelaksanaan tanam jagung serentak kuartal III di lahan perhutanan sosial. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya penguatan ketahanan pangan nasional.
Penanaman yang berlangsung di Dukuh Gulingan, Desa Tempurejo, dimulai pukul 08.00 WIB. Program ini merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat untuk memperkuat sektor pertanian dalam menghadapi tantangan global.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Blora Hadi Praseno, Kapolsek Blora AKP Rustam beserta jajaran, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) lainnya.
Kepala Desa Tempurejo, Kanthi Rahayu, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan program penanaman jagung.
“Alhamdulillah kegiatan penanaman jagung pagi ini berjalan lancar. Terima kasih kepada pemerintah pusat atas inisiatif ini. Semoga hasilnya membawa kemajuan bagi masyarakat Tempurejo dan Blora,” ujar Kanthi Rahayu.
Kapolsek Blora AKP Rustam mengatakan, unsur Forkopimcam siap mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
“Penanaman jagung serentak ini adalah bentuk konkret komitmen kami mendukung kebijakan pemerintah. Harapannya, ketahanan pangan nasional dapat semakin kuat,” katanya.
Sementara itu, Wadi, seorang petani Desa Tempurejo yang ikut dalam kegiatan, mengungkapkan harapan agar program ini berdampak positif bagi kesejahteraan petani.
“Semoga dengan penanaman serentak ini, petani semakin semangat dan hasil panen meningkat,” ucap Wadi.
Program tanam jagung di lahan perhutanan sosial diharapkan menjadi momentum penguatan sektor pertanian lokal serta meningkatkan ketahanan pangan di tingkat daerah dan nasional.













