Desa Blang Simpo Dan Beringin Terendam Luapan Sungai Peureulak

ACEH TIMUR, SUARA INDONESIA-NEWS.COM – Intensitas hujan yang cukup tinggi selama satu pekan telah menyebabkan banjir di berbagai wilayah di Aceh Timur. Hampir 10 kecamatan terendam banjir, rata-rata ketinggian air mencapai 1,5 meter. Sepuluh kecamatan yang terkena banjir meliputi Kecamatan Pantee Bidari, Julok, Indra Makmu, Darul Falah, Banda Alam, Sungai Raya, Birem Bayeun, Ranto Peureulak, Peunaron dan Kecamatan Serba Jadi.

Banjir juga mengakibatkan kerusakan lahan pertanian bahkan terancam gagal panen. Air hujan yang cukup deras di wilayah Aceh Timur juga merusak infrastruktur bahkan memutus beberapa akses jalan antar kecamatan.

Selain banjir yang diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi, air bah sungai Peureulak juga merendam dusun Kuta Trieng, Desa Beringin, Kecamatan Peureulak Barat.

“Desa kami kebanjiran karena air sungai Peureulak meluap,” demikian dikatakan Joni, Warga Beringin yang menghubungi Wartawan melalui selularnya, Minggu (21/12) siang.

Sudah dua hari air sungai meluap, tapi sekarang kondisinya sudah semakin tinggi. Banyak warga sudah mulai mengungsi ke rumah tetangga maupun saudara.

“Satu hari kemarin baru beberapa rumah warga yang terendam banjir, tapi sekarang hampir menyeluruh. Ketinggian air bahkan sampai setengah meter,” terang Joni anggota Satgas PA Aceh Timur ini.

Hal yang sama juga disampaikan Tgk. M. Yunus, bahwa banjir luapan sungai Peureulak sudah merendam rumah-rumah warga. Hanya rumah panggung saja yang tidak terendam banjir.

“Kalau hujan terus-terusan, mungkin luapan air sungai bakal terus terjadi. Kita harap hujan berkurang, biar air luapan sungai cepat surut,” demikian pungkasnya.(Rusdi Hanafiah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here