Depidar II Soksi Sumut Gelar Tasyakuran Pemakaian Kantor dengan Bukber dan Santunan Yatim Piatu

oleh -139 views
Sangkot Sirait, S. Sos ketika memberikan santunan kepada anak yatim piatu, Sabtu (01/05/2021) di kantor Dipidar II Soksi Sumut Jalan Abdullah Lubis No. 38 A/B Medan. (Foto: M. Habil Syah/SI)

SUMATERA UTARA, Sabtu (01/05/2021) suaraindonesia-news.com – Tasyakuran pemakaian kantor Depidar (Dewan Pimpinan Daerah) II Soksi (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) Sumatera Utara yang bertempat di Jalan Abdullah Lubis No. 38 A/B Medan, mengahdirkan seluruh pengurus Soksi dan 50 orang anak Yatim piatu untuk diberi santunan, Sabtu (01/05).

Terlihat hadir dalam acara tersebut selain pengurus-pengurus Soksi Sumut, ada juga hadir lembaga konsentrasi lainnya seperti Fokusmaker Deli Serdang, Fokusmaker Binjai, Fokusmaker Tanjung Balai, Fokusmaker Langkat, Baladika Karya, dan pengurus Depicab (Dewan Pimpinan Cabang) Soksi se- Kabupaten/Kota.

Dalam acara pembagian santunan kepada anak yatim piatu H. Romay Noor SE Ketua Bidang Kaderisasi Soksi Sumut Mewakil unsur pengurus Depidar II Soksi Sumut dalam kata sambutannya menyampaikan, harapannya mudah-mudahan segala sesuatu yang kita lakukan ini mendapat ridho Allah SWT, ada berupa santunan dan bingkisan yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu, namun diharapkan bukan nilainya yang dilihat namun keikhlasannya.

Sementara itu M. Yamin Daulay, SE selaku pembawa acara mengatakan, apa yang telah kami niatkan menjadi berkah kepada kami nantinya, dan apa yang anak-anak kami panjatkan melalui bacaan-bacaan surat pendek, dapat hikmahnya bagi semua yang hadir.

Dalam kesempatan yang sama Tasyakuran pemakaian kantor Depidar II Soksi Sumut Soksi selain dihadiri Ketua Depidar II Soksi Sumut Sangkot Sirait, S. Sos, hadir juga H Datok Ilhamsyah sebagai sekretaris partai Golkar sumut dan Koordinator pelaksana kegiatan Lindawani Girsang, SH, Sp.N yang menjabat juga sebagai Ketua Harian Depidar II Soksi Sumut serta para pengurus lainnya, dan Indra Alamsyah mantan ketua Depidar II Soksi Sumut sebelumnya.

Sangkot Sirait, S. Sos dalam kata sambutannya mengatakan, prinsip hidup dalam organisasi Hanya 2 prinsip, yakni kemauan dan kemampuan, karena kalau ada kemauan hal kemampuan itu pasti bisa datang sendirinya sesuai kemampuan masing-masing, namun kalau ada kemampuan belum tentu ada kemauan.

Diakhir acara Tasyakuran itu dilaksanakan pemotongan nasi tumpeng bersama-sama pengurus yang dilanjutkan doa dan buka puasa bersama.

Sangkot Sirait, S. Sos ketika di wawancarai wartawan disela-sela acara tersebut mengatakan, harapannya, bagaimana soksi kembali ke basicnya, memang betul-betul ormas yang kuat, mengakar dan memiliki basis jelas dengan mempunyai pendukung banyak makanya bisa mendirikan partai Golkar.

“Jadi laboratorium partai Golkar itu ada di 2 ormas lainnya selain Soksi, inilah yang mau kita kembalikan semangat itu, mudah-mudahan dengan semangat kantor baru ini bisa menggugah semangat kawan-kawan lagi untuk kembali menyadarkan kembali sebagai kader Soksi yang militan bekerja maksimal untuk membesarkan kembali Soksi kedepan,” tuturnya.

“Dalam langkah-langkah strategis kita sudah mencanangkan akan melakukan beberapa hal, pertama menyempurnakan kembali konsulidasi sampai ketingkat Kabupaten/Kota hingga Kecamatan Kabupaten/Kota se-propinsi Sumatera Utara, dan kemudian diselaraskan dengan mengeluarkan kartu tanda anggota, berbasis IT dan E- Money, karena kita sudah melakukan kerjasama dengan OJK untuk membuat data base keanggotaan sehingga kita tau jumlah masa Soksi itu di Sumatera Utara,” tuturnya lagi.

Memotivasi kawan-kawan mau bergerak ini kita harus melakukan langkah-langkah karya nyata, sepertihalnya dimasa sekarang ini dimasyarakat tidak bisa dipungkiri lebih cendrung memikirkan ekonomi, maka kita akan berupaya memperdayakan ekonomi kemasyarakatan melalui gerakan UMKM, makanya sekarang Soksi Sumut sudah mendirikan koperasi sebagai induk yang mengelola dan mengontrol membina UMKM yang ada di Kabupayen/Kota nantinya baik itu proses legalitasnya, bantuan pembiayaan keperbankan maupun bagaimana memproduksi hingga pemasarannya, karena kita lihat masyarakat kita ini lemahnya dibidang-bidang itu jadi kita bimbing agar gairah dalam hal itu akan kembali, selanjutnya kita berusaha jadi mediator, Soksi ini harus bisa menjadi mediator dan fasilitator seluruh kepentingan masyarakat khususnya masyarakat Soksi baik itu di proses hukum maupun persoalan-persoalan lain.

“Sekarang ini kita sudah membentuk LBH yang bersifat terbuka, dan sifatny menolong bukan materealistis, karena semua ini di fasilitasi oleh Soksi termasuk pembiayaannya. Hingga saat ini Soksi sudah mempunya 25 cabang di Kabupaten/Kota dari situ nanti setelah lebaran akan kita sempurnakan hingga 33 Kabupaten/Kota kita akan konsulidasi Kabupaten/Kota, terkait dengan Karyawan Soksi akan membantu karyawan bisa menjadi pengusaha, Soksi ini bukan hanya sekedar memdobrak regulasi peraturan yang ada, tapi jauh lebih dari itu supaya lebih baik lagi ekonominya, namun ketika ada karyawan yang tidak mendaoatkan hak-haknya, Soksi itu harus respon, makanya hari ini momen ini sudah tepat dengan Mei Day dengan kita meresmikan kantor hari ini, kita sudah siap menerima aspirasi dengan LBH yang kita punya,” tutupnya.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *