Departemen Anak Dan Remaja GPKAI di Indonesia Laksanakan Penataran Guru Sekolah Minggu Tingkat Nasional

Ev. Bodywin Wambrauw, M.Th Ketua Departemen Anak dan Remaja GPKAI di Indonesia menyerahkan Sertifikat kepada peserta

MANOKWARI, Rabu (28 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Anak – anak merupakan bagian dari Generasi yang patut di jaga dalam pengajaran maupun pola hidup benar sesuai dengan ajaran yang sehat.

Dengan demikian Guru dituntut untuk mampu menguasai setiap materi yang di ajarkan kepada Anak murid, Hal ini yang mendasari diadakannya Kegiatan penataran guru sekolah minggu GPKAI se Indonesia.

Kegiatan yang diadakan oleh Departemen Anak dan Remaja Majelis Umum GPKAI se-Indonesia mengangkat Tema Di Perlengkapi untuk menjadi Lebih baik ( Efesus. 4:11-13).

Kegiatan tersebut berlangsung dari 25 s/d 28 Juni 2017 bertempat di Pusat Pelatihan Love Papua Center (LPC) Jl. Pasir Putih, Inggandi – Manokwari, Papua Barat dengan jumlah Peserta 120 Orang.

Ketua Panitia Pelaksana Pdt. DR. Yehuda Mandacan, M. Th mengatakan, tujuan di adakannya Penataran Guru Sekolah Minggu ini adalah memperlengkapi Mereka dengan kreatifitas yang sesuai konteks budaya saat ini. terangnya

“Guru Sekolah pada hari Minggu harus bisa teliti kreatif dalam membawa Anak-anak dapat memahami Firman Tuhan dengan benar,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Departemen Anak dan Remaja majelis Umum GPKAI se Indonesia Ev. Bodywin Wambrauw, menurutnya Semenjak GPKAI ada dan berganti kepengurusan belum pernah Kami memiliki Kurikulum yang baku untuk Sekolah Minggu.

“Saat Saya di percaya sebagai Ketua Departemen maka ada tiga program yang Kami buat,” jelasnya.

Program tersebut yang sudah dilaksanakan adalah Penataran Guru Sekolah Minggu dilaksanakan kerjasama Yayasan Son Fokus Indonesia dan sekaligus Kami membentuk Tim Penyusun kurikulum Sekolah Minggu.

“Walaupun Penyusunan Kurikulum membutuhkan waktu yang lama tetapi harapan Kami nantinya Kami memiliki Kurikulum milik GPKAI sendiri,” pungkas Bodywin. (Nehemia).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here