BeritaNewsPendidikan

Denny Mulyadi Tekankan Nilai Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026

Avatar of admin
×

Denny Mulyadi Tekankan Nilai Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260127 204705
Foto: Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi saat membuka secara resmi Annual Islamic Student Competition (AISC) Tahun 2026.

KOTA BOGOR, Selasa (27/01) suaraindonesia-news.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, secara resmi membuka kegiatan Annual Islamic Student Competition (AISC) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Bintang Pelajar Islamic Boarding School (BPIBS), Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (27/01/2026).

Dalam sambutannya, Denny Mulyadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya AISC 2026 yang telah berjalan selama tiga tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus wadah untuk menumbuhkan budaya berprestasi, beradab, dan berilmu bagi generasi muda.

“Apresiasi atas pelaksanaan AISC 2026 sebagai kegiatan edukatif dan kompetitif yang berlandaskan nilai-nilai keislaman serta menjadi bagian dari pembinaan generasi muda Islam,” ujarnya.

Denny Mulyadi menegaskan bahwa AISC bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembentukan karakter, penguatan akhlakul karimah, serta media untuk menumbuhkan budaya berprestasi yang dilandasi adab dan ilmu pengetahuan.

Melalui kegiatan tersebut, para santri dan pelajar dilatih untuk berkompetisi secara sehat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menanamkan nilai kejujuran. Selain itu, peserta juga didorong untuk memiliki sikap disiplin dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan hal tersebut, Denny Mulyadi menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya melakukan pembinaan generasi muda secara menyeluruh, baik dari aspek intelektual, spiritual, maupun moral. Hal ini bertujuan agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap dan integritas yang luhur sebagai calon pemimpin masa depan.

Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan memang merupakan sebuah prestasi, namun proses, adab, dan kejujuran merupakan nilai yang jauh lebih utama.

“Ikuti kegiatan dengan semangat belajar dan niat beribadah yang diiringi sikap rendah hati. Jadikan kompetisi sebagai sarana mengukur kemampuan diri, memperluas ukhuwah, serta menumbuhkan kepercayaan diri,” ucapnya.

Denny Mulyadi berharap AISC 2026 dapat memberikan manfaat yang besar bagi dunia pendidikan Islam, khususnya dalam mencetak generasi yang berkarakter rahmatan lil alamin.

Sementara itu, Ketua Yayasan BPIBS, Bukit Adhinugraha, melaporkan bahwa AISC 2026 diikuti oleh 1.491 peserta, yang terdiri dari 1.050 peserta putra dan 481 peserta putri.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan dalam AISC 2026 meliputi futsal, Murottal Hafalan Al-Qur’an (MHQ), serta pidato.

Tinggalkan Balasan