Demo Tutup Jalan Warga Penataan, Direspon Positif Pihak Penambang

Penambang saat melakukan perbaikan jalan dengan datangkan Bulldozer serta Pasir untuk lakukan pemerataan guna pembenahan jalan yang dianggap rusak akibat lalu lalang Dump truck pengangkut batu.

PASURUAN, Selasa (25/12/2018) suaraindonesia-news.com — Demo tutup jalan yang dilakukan beberapa warga Desa Penataan, Kecamatan Winongan, Senin (24/12) kemaren, akibat rusaknya beberapa ruas jalan, di respon positif oleh pihak penambang.

Sejak pagi hari, Selasa (25/12), pihak penambang langsung lakukan perbaikan jalan dengan datangkan Bulldozer serta Pasir untuk lakukan pemerataan guna pembenahan jalan yang dianggap rusak akibat lalu lalang Dump truck pengangkut batu.

Agus Jalaludin perwakilan dari pihak tambang langsung merespon positif apa yang menjadi tuntutan warga dengan langsung mendatangkan alat berat serta pasir untuk memeperbaiki jalan sekitar Desa Penataan.

“Hari ini kegiatan pengangkutan batu kami liburkan untuk lakukan pembenahan jalan yang rusak mas, itu lihat alat berat sudah kami datangkan,” ucap Agus saat ditemui media ini.

Dikatakan Agus, bahwa kegiatan lalu lalang Dump truck didesa Penataan hanya sebentar saja, karena jalan yang biasa di lewati sebelumnya, ada pembangunan Pavingisasi dari pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Kami melintas disini hanya sementara saja, tidak lebih dari satu bulan. Minggu depan kami sudah tidak lewat sini lagi, dan untuk jalan yang rusak, akan kami benahi sesuai apa yang menjadi MOU pada warga dan pemerintah desa setempat,” jelas Agus.

Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa selama Dump truck melintas di Penataan, ia selalu menuruti apa yang menjadi kemauan warga, mulai dari kompensasi, hingga keterlibatan warga Penataan untuk dipekerjakan.

“Sejak awal kita sudah menyatu dengan warga Penataan mas, kami libatkan warga sini untuk bekerja tiap harinya, mulai dari mengatur jalan, sampai pembenahan jalan ditiap harinya, yang dianggap jalan tersebut berbahaya bagi pengguna jalan lain,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa apa yang terjadi kemarin hanyalah Miss Komunikasi saja. “kemarin itu hanya miss komunikasi saja mas, karena warga yang demo itu tidak ikut pada pertemuan pertemuan sebelumnya, dan terpaksa kemarin buat perjanjian lagi, padahal sebelumnya sudah buat perjanjian di balai desa penataan,” tutup Agus.

Tak hanya itu, Agus juga meminta maaf secara terbuka pada seluruh warga Penataan, karena dengan adanya Dump truck yang melintas, kegiatan warga menjadi terganggu. Ia berjanji akan mengupayakan tuntutan warga dengan perbaikan jalan.

Yusbakir, salah seorang warga Penataan merasa senang dan lega karena pihak penambang langsung merespon positif. “Kami senang mas karena alat berat langsung di datangkan, dan warga pun juga dilibatkan dalam pembenahan jalan,” ucap warga.

Untuk diketahui, bahwa beberapa warga Penataan pada Senin (24/12) kemaren lakukan aksi penutupan jalan untuk menuntut adanya perbaikan jalan yang rusak. Selain itu, warga juga meminta agar warga yang di pekerjakan oleh pihak penambang tidak pilih pilih.

Reporter : M. Taufiq
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here