Demo Ribuan Buruh PDP Kahyangan Tuntut Penyertaan Modal Senilai Rp. 5,8 M

Ribuan massa buruh PDP Kahyangan saat melakukan aksi demo di depan kantor Pemkab Jember, Jl. Sudarman nomor 1 Jember. (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Senin (12/8/2019) suaraindonesia-news.com – Ribuan buruh Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember melakukan aksi demo. Aksi dilakukan di depan kantor Pemkab. Jember kemudian berlanjut di depan gedung DPRD Jember, Jawa Timur. Senin (12/8) pagi.

Mereka menuntut penyertaan modal untuk PDP Kahyangan sejumlah Rp 5,8 miliar dari Perubahan APBD Jember tahun 2019.

“Kami datang ke sini untuk menanyakan rencana penyertaan modal Rp 5,8 miliar. Sebab, uang itu akan digunakan membayar perpanjangan HGU (Hak Guna Usaha) PDP Kahyangan untuk 25 tahun ke depan,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Dwi Agus Budianto.

Perkebunan Kahyangan akan habis tahun depan atau 2020. Karena itu, perusahaan memerlukan penyertaan modal agar perusahaan tetap berjalan dan para buruh tidak kehilangan pekerjaan.

Namun, hingga saat ini belum ada kepastian atas dana tersebut. Padahal, sebelumnya kebutuhan anggaran tersebut telah disiapkan oleh Pemkab Jember. “Semula sudah dianggarkan Rp5,8 miliar. Namun, anggaran dibatalkan tanpa sebab jelas,” katanya.

Para buruh khawatir, bila suntikan dana tersebut tidak ada, maka operasional PD Perkebunan Kahyangan akan berhenti. Imbasnya, ribuan buruh akan kehilangan pekerjaan karena tidak bisa lagi menggarap kebun.

“Karena itu kami tidak akan tinggal diam. Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan melakukan aksi lebih besar lagi. Bila perlu kami akan menduduki kantor Pemkab Jember,” tegasnya.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Mariska

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here