Demi Tingkatkan Posyandu, Dinkes Lumajang Lakukan Pendampingan Optimal

Pengurus posyandu saat melakukan pendampingan dengan Dinkes Kabupaten Lumajang.

LUMAJANG, Senin (9/9/2019) suaraindonesia-news.com – Demi meningkatkan strata Posyandu Puri menjadi Taman Posyandu, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, melakukan pendampingan yang optimal melalui berbagai lintas sektor terkait.

Ini menurut Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, drg Rina Dwi Astuti MKes, kepada media ini mengatakan bahwa dengan terinventarisirnya permasalahan dan upaya pemecahan masalah, itu dalam rangka mengembangkan Posyandu menjadi Puri.

“Terinventarisirnya permasalahan dan upaya pemecahan masalah dalam rangka mengembangkan Taman Posyandu menjadi optimal,” katanya kepada wartawan.

Dengan terkoordinasinya pembinaan terpadu dan berkesinambungan tentang Posyandu serta Taman Posyandu, itu dituangkan dalam Permendagri No. K54 Tahun 2017 tentang Pedoman, Pembentukan dan Pembinaan Pokjanal Posyandu.

Dimana kata Rina, ada keterkaitan pelaksanaan Posyandu secara berjenjang mulai dari Desa (Pokja Posyandu) sampai dengan tingkat Propinsi (Tim Pokjanal Posyandu) merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan, karena merupakan wadah koordinasi pengelolaan program pembinaan posyandu yang melibatkan unsur Pemerintah dan peran serta masyarakat.

“Dalam mewujudkan hal tersebut di atas, upaya meningkatkan kinerja Posyandu Puri menjadi Taman Posyandu masih perlu terus dilakukan agar dukungan Lintas Program dan Lintas Sektor serta masyarakat dapat berjalan secara optimal,” ungkapnya.

Taman Posyandu merupakan kegiatan yang sangat efektif, sehingga menurut Rina, diharapkan tidak saja dapat memberikan pelayanan tumbuh kembang kepada balita, agar mereka tumbuh cerdas serta berkulitas di kemudian hari. Namun ini juga akan ikut menurunkan kematian ibu dan bayi di Jawa Timur.

“Saat ini Taman Posyandu juga ditambah muatan Emo Demo (Emotional Demonstration) agar lebih mudah dipahami dalam implementasi pelaksanaanya,” paparnya lagi.

Dari data yang diperoleh awak media, di Jawa Timur jumlah Posyandu pada tahun 2018 sebanyak 46.733 Posyandu. Strata posyandu terbanyak adalah tingkat Purnama (69,60 %). Sedangkan posyandu Purnama Mandiri (Puri) kini mencapai 77,13 % atau 36.044 Posyandu yang sudah melampaui target 70 %. Di Kabupaten Lumajang pada tahun 2018 jumlah Posyandu yang aktif sebanyak 1292 Posyandu. Strata posyandu terbanyak adalah tingkat Purnama (54,3 %). Sedangkan posyandu Purnama Mandiri (Puri) kini mencapai 58 % atau 743 Posyandu, kondisi ini masih dibawah target (70 %).
Pada tahun 2018 Taman Posyandu sebanyak 12.935 dari 8.501 desa. Secara kuantatif dari Taman Posyandu yang ada, terdapat 7.470 atau sebesar 57,75 % Taman Posyandu yang optimal.

Pada tahun 2018 Taman Posyandu di Kabupaten Lumajang sebanyak 268 dari 205 kelurahan/desa. Secara kualitatif dari Taman Posyandu yang ada, terdapat 182 atau sebesar 67,9 % Taman Posyandu yang optimal. Untuk mewujudkan Posyandu Puri dan Taman Posyandu optimal yang berkualitas, maka diperlukan pendampingan yg intensif dan berkesinambungan oleh Tim Pokjanal Posyandu, mulai dari Desa sd Provinsi.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here