Demi Kelancaran Ujian Nasional 2020, Disdik Sumenep Gelar Rapat Koordinasi

oleh
Suasan rapat koordinasi Ujian Nasional 2020 dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Sumenep, Muhammad Saidi.

SUMENEP, Rabu (11/3/2020) suaraindonesia-news.com – Untuk kelancaran Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi untuk persiapan dan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2019/2020. Bertempat di Gedung Pendidikan dan Kebudayaan Sumenep, Rabu (18/3).

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumenep, Muhammad Saidi menjelaskan, rapat koordinasi tersebut merupakan salah cara untuk memastikan kesiapan setiap lembaga yang akan melaksanakan ujian nasional tahun 2020.

“Kami ingin memastikan kesiapan lembaga yang akan melaksanakan Ujian Nasional 2020, karena salah satu kunci sukses pelaksanaan UN ada pada sarana dan prasarana,” jelasnya.

Tambah Saidi, pihaknya menegaskan bahwa salah satu kunci sukses pelaksanaan UN harus ada pada sarana dan prasarana. Ia juga menghimbau agar para kepala sekolah tidak sungkan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Sumenep.

“Saya berharap koordinasi tidak terputus, sehingga pelaksanaan UN nantinya sukses tanpa kendala,” ungkapnya.

Kabid Pembinaan SMP, Edy Suprayitno, pihaknya menjelaskan acara itu adalah sosialisasi dalam rangka pelaksanaan UNBK yang terakhir, karena 2021 sudah tidak ada UNBK.

“Hari ini data yang kami punya untuk SMP Negeri swasta itu total 190, SMP swasta dan Negeri penyelenggara totalnya 104, sisanya 86 itu adalah pelaksana atau penggabungan dari sekolah yang 104 Negeri maupun swasta penyelenggara ujian nasional berbasis komputer itu,” jelasnya.

Lanjut Edy, dalam hal ini sarana prasana benar-benar diperhatikan dari komputer, kebersihan dan lain sebagainya, hal itu menjadi atensi khusus penyelenggara Daftar Nominasi Sementara (DNS) maupun Daftar Nominasi Tetap (DNT).

“Karena kami mendapati ada di beberapa sekolah tidak sama antara DNS sama DNT dan dapodiknya. Tapi kami harapkan pada posisi pelaksanaan UNBK nanti semua data itu adalah data valid. Kita berharap bahwa kejujuran di DNT, DNS itu juga didapodik mulai dari dinas pendidikan, sekolah dan lingkungan sekolah itu sendiri,” pungkasnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *