SAMPANG, Minggu (01/01/2023) suaraindonesia-news.com – Pihak PLN Sampang mematikan aliran listrik sementara di lokasi terdampak banjir di 5 Kelurahan dan 7 Desa Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur. Itu dilakukan, untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga tersengat aliran listrik.
Petugas PLN saat ditemui media ini menjelaskan, pemadaman aliran listrik ini untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga terdampak banjir, dari tersengat aliran listrik. Karena, disaat terjadi banjir sangat rawan tersengat aliran listrik.
“Pemadaman aliran listrik Ini biasa dilakukan, jika terjadi bencana banjir. Itu tak lain, untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga,” terang seorang petugas PLN ditemui media ini.
Pantauan di lapangan, sebagian kota Sampang di daerah terdampak banjir gelap gulita. Warga terdampak banjir menggunakan penerangan lampu lilin. Ada juga yang terpaksa gelap gelapan karena tidak bisa membeli lilin. Karena lokasi terdampak banjirnya cukup parah.
“Terpaksa gelap-gelapan mas, karena lokasi terdampak banjir disini (Jalan Imam Bonjol, red) sangat parah,” terang Bang Udin, saat dihubungi media ini.
Ia berharap, semoga tidak ada hujan lagi. Terutama di daerah Sampang utara. Karena kiriman air banjir besar ini dari daerah utara. Karena, selama dua hari curah hujan tinggi.
“Disaat terjadi bencana banjir, yang terpenting pemerintah daerah hadir pada masyarakat terdampak, dengan memberikan bantuan. Dan itu, sudah dilakukan oleh Pemkab Sampang, melalui Dinas Sosial dan PPPA,” pungkasnya.
Reporter: Nora
Editor: Redaksi
Publisher: Nurul Anam












