Danrem 161 Wira Sakti dan Kapolda NTT Pantau Situasi Malam Natal

Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E.,M.M.,Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Agung Sabar Santoso, S.H., M.A. dan Walikota Kupang Dr. Jefri Riwu Koreh Saat Memantau Situasi Ibadah Malam Natal di Kota Kupang, Sabtu malam, (23/12)

KUPANG-NTT, Senin (25/12/2017) suaraindonesia-news.com – Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E.,M.M., bersama Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Agung Sabar Santoso, S.H., M.A. dan unsur FKPD lainnya melaksanakan pemantauan malam Natal di seputaran Kota Kupang, Sabtu (24/12) Malam.

Kegiatan pemantauan malam Natal tersebut dimulai dari titik kumpul di Mapolres Kupang Kota dilanjutkan ke tujuan pertama Gereja Koinonia berlanjut ke Gereja Talitakumi Pasir Panjang, balik arah menuju Gereja Katedral dan diakhiri dengan pemantauan Pos-Pos Keamanan Natal yang tersebar di beberapa titik strategis di seputaran Kota Kupang.

Kapolda NTT saat memantau kegiatan ibadah Umat Kristiani di Gereja Koinonia maupun Gereja Katedral mengatakan bahwa secara umum situasi Kota Kupang dan NTT secara umum berlangsung kondusif, sehingga pelaksanaan ibadah Natal 2017dan menyongsong Tahun Baru 2018 dapat berjalan aman.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Danrem 161/Wira Sakti saat dikonfirmasi awak media mengatakan TNI juga bertanggung jawab untuk mengamankan perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dengan menyiapkan dan mengerahkan sekitar 1500 personel TNI untuk seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: PDAM Tirta Umbu Nias Sosialisasikan Penyesuaian Tarif 

Kedua petinggi institusi keamanan ini berharap bahwa selama perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 kondisi di wilayah Nusa Tenggara Timur berlangsung aman dan kondusif.

Sementara itu saat diterima Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang usai Misa Kebaktian di Gereja Katedral, Uskup berpesan agar kerukunan di NTT terus diperlihara. Apalagi tahun depan ada hajatan politik yakni pemilihan kepala daerah.

“Kerukunan kita diharapkan terus dipelihara. Terutama tahun depan ada pesta demokrasi. Semoga pilihan berbeda tidak merusak kerukunan di NTT yang sudah dibangun,” ujar Uskup.

Ia berharap, pemimpin NTT nantinya bisa membawa daerah ini semakin maju dan masyarakat bisa mampu menggunakan akal sehat untuk memilih pemimpin yang bertanggungjawab.

Reporter : Yoko
Editor : Panji Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here