Danrem 011/Lilawangsa Hadiri Acara Lepas Sambut Danlanal

oleh
Foto: Acara tradisi pisah sambut Danlanal Lhokseumawe, dengan prosesi adat Aceh. (Foto: Rusdi/SI)

Lhokseumawe, Rabu (9 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Komandan Korem (Danrem) 011/ Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono menghadiri acara tradisi pisah sambut Danlanal Lhokseumawe, dengan prosesi adat Aceh.

Kegiatan pisah sambut yang berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Utara, di Lhokseumawe, Selasa (8/8) malam tersebut, antara Danlanal lama Kolonel Marinir Nasruddin dengan pengantinya Letnan Kolonel Marinir M. Sjamsul Rizal, diisi dengan acara Peusijuk (tepung tawar) yang dilakukan tokoh masyarakat setempat.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 Ny Marini Agus Firman Yusmono, memberikan bingkisan dan cenderamata kepada Danlanal Lhokseumawe yang lama Kolonel Marinir Nasruddin sebagai kenang kenangan. Baca Juga: Wabup Aceh Timur Buka Manasik Haji

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, memakaikan Topi Aceh kepada DanLanal Lhokseumawe yang baru Letkol Sjamsul Rizal dan juga penyerahan sebilah rencong Aceh sebagai pertanda sudah menjadi bagian dari Warga Aceh, dan selaku pimpinan di Kabupaten Aceh Utara, begitu juga dengan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya beserta istri.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan tepung tawar oleh Ketua MPU Aceh Utara Tgk. Mustafa Ahmad kepada Danlanal Lhokseumawe yang baru bersama istri, yang diiringi Shalawat Badar sebagaimana prosesi Adat Aceh pada lazimnya.

Danlanal Lhokseumawe yang lama, kini dipromosikan menjabat di Kodiklat Surabaya.

Kegiatan Pisah Sambut dihadiri sejumlah unsur Muspida Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe beserta para tokoh masyarakat dengan memberikan ucapan selamat dan juga cenderamata sebagai tanda perpisahan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aceh Utara mengatakan, sangat mengharapkan kepada Danlanal Lhokseumawe yang baru untuk bersama-sama membangun Kabupaten Aceh Utara.

“Ini demi kesejahteraan masyarakat daerah itu, selain dari tugas menjaga Wilayah perairan di Provinsi Aceh,” sebut Fauzi Yusuf. (Rusdi Hanafiah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *