Dandim 0110/Abdya Pimpin Rapat Terbatas Terkait Keluhan Lalat Di kecamatan Kuala Bate

oleh -41 views
Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo didampingi kadistanpan drh. Nasruddin, Camat Kuala Batee Khairuman dan para Keuchik (Kades) saat dipimpin rapat terbatas diruang kantor Distanpan.

ABDYA, Rabu (19/5/2021) suaraindonesia-news.com – Terkait informasi tentang hama lalat yang sudah meresahkan warga di Desa Lhok Gajah dan Ie mameh di Kec. Kuala Batee dengan sigap Dandim 0110/Abdya menggelar rapat terbatas diruang kantor distanpan setempat.

Dalam rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas pertanian dan pangan, Camat Kuala Batee, para Keuchik dan pengelola Kandang ayam serta yang terkait lainnya.

Kepala Dinas pertanian dan pangan Drh Nasruddin mengatakan, setelah kita melakukan survei kelapangan jumlah
kandang ayam sesuai data yang kita peroleh ada 6 unit, 4 pemilik kandang.

Hasil survei dilapangan dapat kita simpulkan bahwa kurangnya Manajemen dalam pemeliharaannya, termasuk dalam penggunaan obat-obatan penyemprotan obat, disinpektan, belum maksimal.

“Tanah yang ada di bawah kandang rendah seharusnya ditinggikan dengan tanah diluar kandang’untuk Antisipasi becek, gunakan alat penyerpaan air seperti, tanah pasir dan debu,” terangnya.

Kewenangan dinas, kata Nasruddin, melaksanakan menyurati kepada pengelola ternak ayam, agar jangan memasukkan ayam sebelum dilakukan pencegahan diatas dan untuk petugas peternakan lebih aktif lagi melaksanakan pengawasan dilapangan.

Pada kesempatan itu juga Dandim Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo menyampaikan terkait covid kita dituntut untuk peningkatan taraf perekonomian masyarakat, dengan itu kita tetep selaras dengan kehidupan lainnya jangan karena untuk meningkatkan taraf ekonomi, faktor kesehatan seperti wabah lalat kita abaikan ini juga menyangkut kesehatan bersama.

Selanjutnya, Dandim juga mengapresiasi kegiatan usaha yang ada di daerah, namun tetap memperhatikan sistem kerjanya Jangan sampai nanti ada efeknya seperti lalat.

Dikatakan Dandim, untuk jangka panjang perlu adanya pertemuan dan evaluasi dengan peternakan yang ada, terutama di antara dinas dengan pengusaha peternak dilapangan.

“Harus ada komunikasi yang singkron antara dinas dengan mitra atau pengusaha, dan teknis lagi asosiasi atau dibuat perkumpulan untuk saling mengingatkan atau tukar pikiran (kontrol) untuk kebersamaan, jangka pendek nya lalat ini harus teratasi,” tandas Dandim.

Adapun hasil dari rapat kordinasi itu antara lain, tanggal 19/20 dilaksanakan penyemprotan terutama kandang, baru ke pemukiman, disaat penyemprotan di pemukiman, kotoran dikerok buang kotoran pengerokan kotoran, dibuang ketempat aman.

Kemudian dilanjut tanggal 20/21/22 pengerokan kotoran harus selesai dan dibuang ketempat aman, Pengawasan dilapangan Koramil siap melaksanakan dan dari dinas pak camat, keuchik dan Polsek, koordinasi dengan dinas kesehatan setempat.

Sementara, untuk agenda hari Senin tanggal 24 akan dilakukan rapat dilapangan guna mengevaluasi hasil dari pelaksanaan dilapngan.demikian pungkas Dandim Abdya.

Reporter : Nazli
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *