Dandim 0104/ATIM Bersama Danrem 011/LW Hadiri Peringatan Hari Santri Ke-3 Provinsi Aceh

oleh -15 views

ACEH TIMUR, Senin (23 Oktober 2017) suaraindonesia-news.com – Dandim 0104/Atim Letnan Kolonel Amril Haris Isya Siregar, S.E bersama Danrem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, S.I.P, M.Si. mewakili Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Moch. Fachrudin S. Sos menghadiri acara peringatan “Hari Santri Nasional” Ke-3 tingkat Provinsi Aceh dgn tema “Wajah Pesantren, Wajah Indonesia” bertempat di Dayah Amal Desa Beusa Sebrang Kec. Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan (Drs. Abdul Karim, Msi), Kapolda Aceh yang diwakili oleh Kapolres Aceh Timur (AKBP Rudi Purwiyanto, SIK. M. Hum), Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh.(Tgk. H. Muhammad Daud Pakeh), Bupati Aceh Timur yang diwakili oleh Asisten Daerah I (Zahri M.A.P), Abu Kruet Lintang, dan Para perwakilan Pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi Aceh.

Sambutan Bupati Aceh Timur yang diwakili oleh Asisten Daerah I, Pemerintah Kab. Atim sangat mendukung dengan adanya kegiatan Peringatan Hari Santri dan melakukan kegiatan-kegiatan pameran serta perlombaan tentang kesantrian.

Atim mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kepercayaan yg diberikan untuk menjadi tuan rumah pada acara Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Aceh ini.

Baca Juga: Kodim 0104/Atim Laksanakan GARJAS Periodik Semester 2 

“Kami juga memohon maaf yg sebesar-besarnya jika pada penyelenggaraan tahun ini masih banyak kekurangan disana-sini,” ungkapnya.

Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh oleh Tgk. H. Muhammad Daud mengatakan Bapak Joko Widodo Presiden Republik Indonesia menetapkan tanggal 22 Oktober 2015 sebagai Hari Santri Nasional.

Untuk tahun ini kami menetapkan Dayah Amal sebagai pusat peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Aceh. Para Santri selama ini telah mampu untuk membantu menjaga perdamaian dan keamanan secara berkesinambungan.

“Wajah Pesantren, Wajah Indonesia” adalah tema yg diusung pada peringatan Hari Santri Nasional pada tahun ini dan sebagai momentum untuk memperkenalkan Islam yg Modern yg mampu mempersatukan seluruh elemen bangsa. Santri adalah pemersatu dalam keberagaman, kebhinekaan dan kultur adat istiadat yg berbeda-beda dalam kehidupan Bangsa Indonesia.

“Kami sedang berusaha untuk mensejajarkan Pondok Pesantren dengan Pendidikan Umum atau Perguruan Tinggi yang diakui oleh Negara. Dan kami juga berusaha agar Ijazah lulusan Pesantren dapat diterima di Perguruan Tinggi,” imbuhnya.

Sambutan Gubernur Aceh yang diwakili Staf Ahli bidang Keistimewaan mengatakan dalam institusi di Aceh, Dayah atau yang lebih dikenal dengan nama Pesantren sudah lama berkembang didalam kehidupan masyarakat Aceh.

Oleh sebab itu, Dayah harus terus dikembangkan untuk dapat menciptakan para pemimpin-pemimpin yang amanah.

Tema peringatan hari Santri Nasional tahun 2017 ini adalah “Wajah Pesantren, Wajah Indonesia” adalah refleksi dari pada kehidupan masyarakat Indonesia.

“Oleh sebab itu kami harapkan agar para santri untuk terus dapat mengembangkan diri demi masa depan,” pungkasnya.

Acara tersebut ditandai dengan penanda tanganan Prasasti Hari Santri Nasional. Tausiah dan diakhiri Do’a oleh Tgk Mukhtar.(Rusdi Hanafiah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *