Dana Rutilahu Desa Sukakarya Kecamatan Mega Mendung di Duga di Sunat Kades

×

Dana Rutilahu Desa Sukakarya Kecamatan Mega Mendung di Duga di Sunat Kades

Sebarkan artikel ini
Dana Rutilahu Desa Sukakarya Kecamatan Mega Mendung di Duga di Sunat Kades
Kantor Kepala Desa Sukakarya

Bogor, Suara Indonesia-News.Com – Tahun 2014 ini Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mengucurkan dana untuk masyarakat yang kurang mampu sebesar Rp.50.000.000.000, adapun dana tersebut di perlukan untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau yang di sebut rumah tidak layak huni (Rutilahu), besar dana bantuan tersebut di berikan kepada kurang lebih 5000 unit rumah yang tersebar di 200 desa 39 kecamatan di kabupaten Bogor dan besar dana bantuan untuk satu unit rumah yaitu Rp.10.000.000,.

Salah satu desa dari sekian desa yang mendapat bantuan dana tersebut yaitu desa Sukakarya yang di pimpin oleh Ibu Siti Asliah. Desa Sukakarya mendapat bantuan dana Rutilahu sebanyak 50 unit rumah dengan besar bantuan  Rp.10.000.000, per 1 rumah, totalnya menjadi Rp.500.000.000, adapun pembangunannya di bagi menjadi 2 tahap, tahap 1 30 unit rumah yang pengerjaannya sudah selesai, untuk tahap 2 menyusul.

Rumah yang mendapat bantuan dana tersebut berada pada satu wilayah yaitu berada pada  wilayah RW 04 kampung Cijulang desa Sukakarya dengan ketua RW Budiman, Saat wartawan SI bersama rekannya datang kelokasi di dampingi Pak RW 04 Bpk. Budiman wartawan SI langsung menuju rumah yang mendapat bantuan program Rutilahu dari Pemerintah tersebut.

Saat berada di keluarga-keluarga yang mendapat bantuan dana tersebut wartawan SI di dampingi Pak RW 04 Budiman mewawancarai dan mendata keluarga-keluarga tersebut, dari hasil wawancara dan pengambilan data dari 15 warga penerima, maka wartawan SI mendapati terjadinya pemotongan dana sebesar 3-4 juta rupiah per satu rumah, ketika di pertanyakan kenapa terjadi pengurangan atau pemotongan dana tersebut mereka mengatakan bahwa menurut staf desa dananya sudah tidak ada, jawaban staf desa tersebut sangat tidak bijak, wartwan SI mencoba menanyakan ke Pak RW 04 Bpk Budiman mengatakan bahwa dia diberikan uang sebesar Rp.100.000.

Ketika hal ini di konfirmasi ke Ibu Siti Asliah selaku Kepala Desa saat ditemui di kantor desa nya, kades tersebut dengan arogan memarahi wartawan dan membentak-bentak wartawan.

“Saya tidak mau  di wawancarai, saya tidak mau di foto, saya tidak mau di rekam, (sambil mematikan Hp milik teman yang di pergunakan untuk merekam,red),” Ungkapnya dengan nada emosi.

Tidak hanya itu, Ibu Siti juga mengatakan, bahwa dia tidak suka desa nya di acak-acak wartawan dan masih banyak kata-kata yang tidak pantas di ucapkan oleh seorang Ibu Kades.

Pemotongan dana Rutilahu sangat tidak bijak dan manusiawi padahal sebelum Bpk Bupati Rahmad Yasin di tangkap KPK dalam hampir setiap acara Bolina beliau dengan tegas mengatakan bahwa bantuan untuk Rutilahu dan Raskin jangan di sunat alias di potong namun sangat di sayangkan kata-kata tersebut tidak berlaku bagi desa sukakarya, bila hal ini di biarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor maka keinginan Kabupaten Bogor untuk menjadikan Kabupaten termaju di Indonesia tidak akan tercapai, Ungkap salah satu warga yang tidak bersedia namanya di cantumkan. (HDT)

Respon (1)

  1. Bongkar saja pihak-pihak yang merugikan masyarakat, apalagi kepala desa yang dahulunya dipilih oleh masyarakatnya. tidak sadar diri… masih banyak desa-desa lain juga yang di duga korupsi. bahkan ada dana rutilahu hanya diterima masyarakatnya hanya 6 juta.

Komentar ditutup.