Reporter: Rusdi Hanafiah
LANGSA, Selasa (11/4/2017) suaraindonesia-news.com – Pusat kuliner Kota Langsa yang ditempati para pedagang sejak sore hari hingga menjelang pagi, sekarang terus dipadati masyarakat setiap malamnya, baik kunjungan daerah setempat, maupun pendatang dari luar kota langsa karena pusat jajanan ini dikenal dengan sate kambing (sate matang) dan menyediakan berbagai menu makanan lainnya untuk dinimakti bersama keluarga..
Namun dibalik ini, perlu kewaspadaan masyarakat di duga sang maling sepeda motor mulai mengincari kenderaan sepeda motor di tempat parkiran, setelah kenderaan roda dua jenis Vario milik Marbon,39. warga Paya Bujok Blang Pase, Kecamatan Langsa Kota, hilang tidak ditemukan, sehingga berita ini muncul, Selasa (11/4/2017).
Maling beraksi pada Senin malam sekira pukul 21.30 WIB, di halaman parkiran Pusat Jajanan Kuliner Kota Langsa saat korban sedang menikmati Kopi bersama Zakarya, yakni temannya dari Desa Paya Pelawi, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur.
Marbon salah satu korban, kehilangan kenderaaan jenis Vario dirinya sama sekali tidak menyangka karena posisi kendaraan yang diparkirkannya itu, berdekatan dengan tempat duduknya dan tidak jauh pula dari halaman rumahnya yang berdampingan dengan pusat Jajanan Kuliner Kota Langsa.
“Marbun seraya menjelaskan, bahwa dirinya sedang ngopi saat kejadian itu bersama temannya zakarya, namun tidak terpikirkan habis ngopi di pusat kuliner tersebut, langsung membuatnya kaget ternyata sepeda motor miliknya yang berada ditempat parkiran sudah hilang,” tuturnya.
Adapun kendaraan roda dua milik korban jenis honda Vario, warna merah hati BL 5478 FO hilang dalam kondisi stang terkunci.
Sementara temannya, Zakarya duduk ngopi dengan Marbun kehilangan sepeda motor itu, mengatakan di dalam box berisikan surat tanah miliknya.
“Tambah Marbun, malam kehilangan sepeda motor, kami mencarinya di seputaran Kota Langsa, hingga saat ini belum kami temukan dan siapakah oknum malingnya masih dalam pencarian kami, untuk itu masyarakat tetap waspada karena di duga curanmor mulai beraksi di seputaran Pusat Kuliner Kota Langsa,” pungkasnya.












