Coklat Mermaid Beracun Ternyata Diproduksi di Tangerang Banten

PEKALONGAN, Sabtu (4/5/2019) suaraindonesia-news.com – Coklat mermaid beracun yang sebabkan seorang bocah meninggal di Kota Pekalongan ternyata diproduksi di Tangerang Banten. Hal ini berdasarkan uji laboratorium Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang.

Kendati hasilnya sudah keluar, Kepala BPOM, Syafriansyah menjelaskan, untuk hasilnya nanti biar dari pihak Dinas Kesehatan yang memaparkan.

“Hasil uji laboratorium sesuai prosedur penanganan diduga masuk ketegori Kasus Luar Biasa (KLB), karena mengakibatkan keracunan pangan, dan perihal hasilnya sudah kami serahkan ke Dinkes Kota Pekalongan,” jelas Syafriansyah.

Ia membenarkan, bahwa coklat mermaid tersebut tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Produk yang dibuat di Tangerang Banten itu masuk kategori Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), dan selepas dicek ternyata izinnya sudah tidak berlaku.

“Kami tak berwenang menyampaikannya. Itu biar Dinkes nanti yang menyampaikan, karena kasus ini wewenang mereka,” pungkas Syafriansyah.

Reporter : Arsyad
Editor : Amin
Publisher : Dewi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here