Cegah Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot bersama KPPBC-TMP C Probolinggo Sosialisasi Undang Undang Tentang Cukai

oleh -76 views
Foto : Plt Kepala Diskominfo Kota Probolinggo, Pujo Agung Satrio, pada Sosialisasi Ketentuan Perundang-Undangan Bidang Cukai dan edukasi tentang rokok ilegal kepada masyarakat Wonoasih, Senin, (27/9/21).

PROBOLINGGO, Senin (27/9/2021) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka mencagah peredaran rokok ilegal, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo malalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC -TMP C) Probolinggo melaksanakan Sosialisasi Ketentuan Perundang -Undangan di bidang cukai kepada masyarakat Kecamatan Wonoasih, Senin (27/9/2021).

Acara yang berlangsung di Hall Hotel Bromo Park Jalan Dr. Sutomo kota Probolinggo itu digelar dengan protokol kesehatan yang ketat, diikuti oleh para lurah se kecamatan Wonoasih, ketua RT -RW, ketua LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader TP PKK di kecamatan dan kelurahan hingga pemilik warung atau toko rokok.

Kegiatan sosialisasi yang mengambil tema Edukasi Tentang Rokok Ilegal kepada masyarakat Kecamatan Wonoasih tersebut dibuka oleh Sekda Kota drg. Ninik Ira Wibawati (mewakili Wali kota), dihadiri Plt Kepala Diskominfo Pujo Agung Satrio, Kepala Dinas Satpol PP Aman Suryaman, Camat Wonoasih Deus Nawandi, Kepala KPPBC – TMP C Probolinggo Andi Hermawan, Serta Kasi Kepatuhan Internal KPPBC – TMP C, Bangko Pasaribu.

Sekda Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati dalam sosialisasi tersebut mengajak masyarakat Wonoasih untuk membantu mengawasi peredaran rokok ilegal sesuai dengan tagline yang selama ini digencarkan gempur rokok ilegal menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor cukai serta menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat dan kondusif.

“Melalui sosialisasi ini kita mengajak masyarakat untuk mengedukasi dan mengawasi tentang larangan peredaran rokok ilegal sehingga masyarakat menyadari apa yang dilakukannya ada dampak hukum bila lalai dan tidak memahami,” ujar Seda Kota drg. Ninik Ira Wibawati.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Probolingg, Pujo Agung Satrio menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan atau edukasi kepada masyarakat agar menggunakan produk yang memiliki legalitas.

“Sosiliasi akan dilaksanakan sebayak 5 kali dengan peserta meliputi lurah, ketua LPM, tokoh agama/masyarakat, kader TP PKK di kecamatan dan kelurahan hingga pemilik warung atau toko rokok. Dan sosialisasi kepada masyarakat Wonoasih ini adalah yang ke tiga kalinya,” ungkapnya.

Pujo Agung Satrio menjelaskan, sosialisasi digelar mengacu pada peraturan menteri keuangan nomor 206/PMK.07/2020 tentang penggunaan, pemantauan dan evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dan salah satu bentuk DBHCHT ini, lanjut Pujo Agung Satrio, salah satunya adalah untuk pelayanan kesehatan masyarakat, diantaranya membayar BPJS dan pengadaan mobil ambulance

“Selama ini Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama dengan KPPBC – TMP C Probolinggo mendukung berbagai program diantaranya sosialisasi tentang gempur rokok ilegal melalui Dinas Kominfo baik melalui siaran radio, media sosial, media luar maupun publikasi di sejumlah media,” pungkas Pujo Agung Satrio. (ADV)

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Moh Hasanuddin
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *