AdvertorialPendidikanRegional

Cegah Covid-19, Bupati Baddrut Tamam Intruksikan ASN Jalani Tes Cepat

Avatar of admin
×

Cegah Covid-19, Bupati Baddrut Tamam Intruksikan ASN Jalani Tes Cepat

Sebarkan artikel ini
IMG 20210104 193525
Bupati Pamekasan saat mengintruksikan Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab wajib melakukan tes cepat (rapid test).

PAMEKASAN, Senin (04/01/2021) suaraindonesia-news.com – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab wajib melakukan tes cepat (rapid test) untuk meminimalisir sebaran Covid-19.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, pihaknya telah memerintahkan seluruh ASN agar mematuhi imbauan tersebut mengingat saat ini pasien covid-19 mulai meningkat. Menurut Baddrut, sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan, disamping bentuk deteksi dini.

“Kami khawatir adanya ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan ini yang terkonfirmasi terpapar COVID-19,” ujarnya.

Baddrut juga menyampaikan hasil rapat koordinasi tim Satgas COVID-19 di Pemprov Jatim, 30 persen penderita positif meninggal dunia karena lambat dalam penanganan medis. Untuk itu, sebagai upaya pencegahan Pemkab Pamekasan mewajibkan seluruh ASN agar menjalani tes cepat.

“Sekitar 70 persen warga yang meninggal karena covid-19 itu mayoritas karena penyakit bawaan,” terangnya.

Selain itu, lanjut Baddrut khusus bagi ASN, camat dan kepala desa/lurah yang memiliki riwayat penyakit, Bupati Baddrut Tamam meminta agar lebih rutin lagi melakukan tes cepat. Saat ini Ia sudah memerintahkan Dinkes Pamekasan agar mengatur jadwal pelaksaan tes cepat kepada para ASN.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan sudah terkonfirmasi positif terpapar COVID-19. Di antaranya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Nurul Widiastutik, dan Direktur RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan Farid Anwar.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Pemkab Pamekasan, hingga 3 Januari 2021 ini warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif sebanyak 794 orang. Perinciannya, 544 orang sembuh, 185 orang diisolasi dan sebanyak 80 orang lainnya meninggal dunia.

“Tetap galakkan gerakan 3 M sebagai upaya pencegahan sebaran covid-19,” pungkasnya. (Adv)

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful