Caleg Dari Fraksi Golkar Kota Pekalongan Diduga Tersandung Kasus Politik Uang

Sejumlah saksi disumpah di persidangan dugaan politik uang oleh Caleg Fraksi Golkar Dapil 1 Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

PEKALONGAN, Sabtu (15/6/2019) suaraindonesia-news.com – Calon legislatif (Caleg) dari Fraksi Golkar Dapil 1 Pekalongan Barat, Nomor Urut 3 Kota Pekalongan, Faisol Khanan tersandung dugaan kasus politik uang pada Pemilu kemarin. Pelaku tertunduk saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan, Jumat (14/6) sore.

Faisol didampingi kuasa hukumnya mendengarkan kesaksian para saksi dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua, Erlin Pujiastuti. Sebelum memberikan kesaksian, para saksi di sumpah terlebih dahulu dengan Al-Quran.

Anggota Bawaslu Kota Pekalongan, Nasron jadi saksi pertama. Ia menyebut telah memergoki terdakwa tengah melakukan politik uang pada 17 April dini hari saat bertugas.

“Kami memergoki terdakwa hendak memberi uang kepada masyarakat di gang 5 Kramatsari, Kecamatan Pekalongan Barat,” katanya.

Nasron juga menemukan barang bukti berupa uang tunai Rp 490 ribu yang dipecah menjadi 7 bungkusan.

“Selain uang, kami temukan bungkus rokok yang dipasangi stiker ajakan untuk memilih terdakwa,” tambahnya.

Namun, kuasa hukum terdakwa, Damirin berdalih bahwa Faisol tidak melakukan politik uang.

“Tidak terjadi politik uang, karena belum ada transaksi atau bukti yang sistematis dan masif. Ditambah Faisol tidak pernah memengaruhi masyarakat untuk memilihnya,” bantah Damirin.

Reporter : Arsyad
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here