Cak Thoriq – Bunda Indah Sampaikan, ASN Wajib Bekerja Profesional di Program 100 Hari Kerja

Cak Thoriq dan Bunda Indah saat berbaur dengan masyarakat

LUMAJANG, Senin (16/7/2018) suaraindonesia-news.com – Dengan terpilihnya, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati, H Thoriqul Haq MML dan Ir Hj Indah Amperawati MSi, didalam kebirokrasian sudah tidak ada lagi namanya intimidasi dan ancaman. Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib dan harus bekerja secara profesional, tidak carut marut seperti saat ini.

Menurut Bupati Lumajang terpilih, Cak Thoriq, panggilan akrabnya, menyatakan jika ke depan, semuanya harus ikut ritme yang dia dan Bunda Indah, panggilan akrab Wakil Bupati Lumajang terpilih.

“Setelah itu saya serahkan kepada Bunda Indah untuk memberikan masukan kepada mereka. Secara nyata, tugas saya nanti sudah jelas, saya akan keliling dan turun langsung ke masyarakat. Karena banyak sekali masyarakat yang belum mendapatkan sentuhan-sentuhan dari penguasa sebelumnya,” paparnya.

Program-program pemerintah yang selama ini hanya sekilas-sekilas saja, akan dibenahi pada masa pemerintah Cak Thoriq -Bunda Indah.

“Banyak jalan rusak, ada orang sakit yang tidak cepat ditangani oleh pihak rumah sakit maupun puskesmas dibiarkan begitu saja, tidak tersentuh apapun. Saya nanti yang turun langsung dan jika ditemukan persoalan di tingkat bawah segera akan dikoordinasikan dengan Bunda Indah agar tertangani secara cepat,” bebernya.

Mantan Anggota DPRD Propinsi Jawa Timur ini mengatakan jika dirinya keluar kantor akan berkeliling ke rakyat agar tidak beban, tidak akan galau karena di pemerintahan ada Bunda Indah yang mengawasi.

“ASN sudah tidak ada yang sering telat datang ke kantor. Birokrasi bisa jalan dengan sendirinya. Saya tinggal melengkapi urusan-urusan untuk bisa saling melengkapi,” tambahnya.

Sebelumnya memang banyak yang bilang, mana ada dua Bupati dalam satu pemerintahan. Cak Thoriq menjawab tidak ada.

“Yang ada Bupati dan Wakil Bupati. Jangan khawatir. Undang-Undangnya tetap. Saya dan Bunda Indah berkomitmen berbagi tugas soal kewenangan masing-masing,” jawabnya.

Terkadang menurut Cak Thoriq, tidak bisa hal-hal yang butuh percepatan dalam pembangunan dan inovasi-inovasi kreatif hanya ditangani kawan-kawan ASN. Oleh karena itu, Cak Thoriq juga butuh mantan-mantan aktivis mahasiswa seperti KAHMI atau lainnya, sebab tidak ada pilihan lain selain daerah ini harus maju.

Sementara itu, menurut Bunda Indah, sebutan akrab dari Wakil Bupati terpilih, menyampaikan juga jika membutuhkan forum berdiskusi demi kemajuan Lumajang.

“Tidak usah formil. Bisa dalam bentuk jagongan di Pendopo setiap ada kesempatan,” ulasnya.

Baca Juga: Cak Thoriq – Bunda Indah, Hadiri Halal Bi Halal KAHMI 

Bunda Indah juga sampaikan kepada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang belum terpilih, yaitu Drs As’at, H Thoriq, H Rofik, dan Ir Nurul Huda, bahwa dirinya meminta permohonan maaf bilamana ada kalimat yang menyakiti hati selama pilkada.

“Keempat orang ini hebat. Oleh karena itu, jika berkenan berikan kami masukan dan saran yang baik demi kemajuan daerah ini,” ujar mantan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Lumajang ini.

Sebenarnya, pemerintahan ini, menurut Bunda Indah, sudah tidak berjalan pada jalurnya.

“Oleh karena itu, saya berkali-kali sampaikan, bahwa setelah kami berdua dilantik target 100 hari pertama adalah Reformasi Birokrasi. Saya akan merubah mental aparatur menjadi mental berpemerintahan yang benar dan bersih,” bebernya.

Bunda Indah angkat topi betul dan merasa kagum kepada aktor yang mampu mem-brain washing (mencuci otak) aparatur di lingkup Pemkab Lumajang ini.

“Sampai-sampai seorang Plt Bupati tidak digubris ketika memanggil pejabat-pejabatnya. Benar-benar cuci otak yang berhasil. Ini yang harus kami benahi, luruskan, mentalnya diubah. Sulit memang, tapi saya berkomitmen untuk memperbaiki dan harus berhasil,” tambah Bunda Indah.

Bunda Indah juga mengatakan kalau dirinya dan Cak Thoriq adalah 2 karakter yang berbeda, tetapi mudah disatukan karena punya komitmen yang sama.

“Saya mau diajak berkoalisi dan berpasangan dengan Cak Thoriq, karena Cak Thoriq politisi muda yang teguh memegang komitmen. Saya percaya kita tak akan bisa diadu domba seperti yang disampaikan Cak Thoriq tadi,” imbuhnya.

Perlu diketahui juga, bahwa Bunda Indah bersama Cak Thoriq, akan menyelamatkan keputusan dari mantan Plt Bupati Lumajang, dr Buntaran Supriyanto MKes yang mengeluarkan tiga ASN, 2 hari sebelum jabatan Plt Bupati nya berakhir.

“Kita akan amankan kebijakan beliau. Apapun alasannya? Pertama menjaga martabat beliau sebagai Plt Bupati saat itu. Kedua beliau senior saya dan sahabat almarhum kakak saya, mantan Bupati Lumajang sewaktu itu,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here