Cagub NTT, Marianus Sae Diciduk KPK

oleh
Bupati Ngada, Marianus Sae yang Terjaring OTT KPK Minggu (11/02) (foto: beritasatu.com)

KUPANG-NTT, Minggu (11/02/2018) suaradonesia-news.com – Publik NTT sontak dihebohkan dengan informasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Minggu (11/02/2018) sebagaimana yang dilansir Detik.com, KPK menginformasikan kepala daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) adalah Bupati Ngada, Marianus Sae.

“Yang terkena OTT adalah Bupati Ngada, Marianus Sae,” Kata Kabiro Humas KPK RI Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Minggu (11/02/2018) 17: 23 WIB seperti dilansir Detik.com.

Namun, Febri belum membeberkan penangkapan itu terkait kasus atau proyek apa. Penyidik KPK masih memeriksa Marianus.

Baca Juga: Paket Harmony Berjanji Sediakan 100 Ribu Lapangan Pekerjaan di NTT 

Tim KPK sekarang sedang dalam perjalanan membawa kepala daerah tersebut ke KPK.

“Sedang dibawa ke kantor KPK,” tambah Febri.

Belum ada keterangan terkait identitas termasuk kasusnya. Namun, KPK punya waktu 24 jam untuk menentukan status hukum kepala daerah itu.

Hingga berita ini diturunkan, Publik NTT sontak dikagetkan dengan isu Penangkapan Bupati Ngada, Marianus Sae (MS) melalui pemberitaan media online yang dishare ke semua grup media sosial di NTT baik WA Maupun FB.

Untuk diketahui Bupati Ngada, Marianus Sae yang terjaring OTT oleh KPK ini merupakan salah satu Kandidat Bakal Calon Gubernur NTT yang diusung oleh PDIP dan PKB dalam Pilgub NTT tahun 2018.

Marianus Sae merupakan Salah satu Bakal Calon Gubernur NTT bersama Bakal Calon Wakil Gubernur NTT, Emilia Nomleni atau lebih dikenal dengan Paket MS-EN dari ke empat Pasangan Calon Kepala daerah Lainya yakni Paket Viktory-Joss, Paket Harmony dan Paket Esthon-Chris.

Berdasarkan Jadwal KPUD NTT, Keempat Pasangan Calon Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur NTT ini akan mengikuti tahapan Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2018 pada hari senin (12/2/2018) dan dilanjutkan Penarikan Nomor Urut Paslon pada hari selasa (13/2/2018).

Reporter : Yoko
Edito : Amin
Publiser : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *