Buron 4 Tahun, Serahkan Diri, dan Dibui

oleh -27 views
Foto : Ilustrasi sidang online.

LUMAJANG, Selasa (28/7/2020) suaraindonesia-news.com – Sudah menjadi buron selama 4 (empat) tahun, dalam kasus pembunuhan Suit, warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, pada tahun 2016 lalu, di Kedungjajang, salah satu pelaku, atas nama Moh Holi, menyerahkan diri kepada Satreskrim Polres Lumajang, awal bulan puasa lalu, sekarang persidangan perdana telah digelar. Yang mana sebelumnya, dua tersangka lainnya sudah dijatuhi vonis oleh majelis hakim.

Seperti yang diketahui, untuk kedua tersangka tersebut atas nama Misto di vonis 15 tahun hukuman penjara dan Abdul Adim juga telah di vonis 14 tahun.

Dari penuturan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lumajang, Arie Chandra Dinata Noor SH, mulai Selasa (28/7) ini sudah dilakukan persidangan bagi tersangka Moh Holi, secara daring.

Dikatakan Arie, Moh Holi dikenakan pasal pembantuan, karena dia tidak mengetahui asal usul dari perencanaan kedua tersangka yang sudah mendapatkan vonis sebelumnya.

“Ancamannya sepertiga pidana dari ancaman pokok, dari pasal 340 dan 338 KUHP yang disangkakan pada kedua tersangka sebelumnya,” terang Arie.

Dan diungkapkan Arie, bahwa pihaknya mengikuti berkas perkara persidangan dan berdasarkan fakta persidangan dalam memberikan tuntutan kepada Moh Holi tersebut.

“Bukan turut serta, namun memang tidak sengaja diajak membonceng Abdul Adim alias Adiman,” terangnya lagi.

Holi ini, dikatakan Arie, mengetahui perbuatan pembunuhan setelah Adiman menyabetkan sabitnya kepada Suit.

“Dia bener tidak mengetahui kalau Adiman melakukan pembunuhan berencana,” tambah Kasi Pidum ini.

Sementara itu, Musyarofah (34), Dusun Tanah Getel, RT/RW: 10/03, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, yang dihadirkan sebagai saksi, mengatakan kalau pembunuh dari kakaknya itu bisa dihukum seberat-beratnya.

“Harusnya kalau pembunuhan berencana, itu bisa seumur hidup,” jawabnya kepada media ini.

Kata Musyarofah, pihak Jaksa juga sempat menanyakan kenapa hukumannya cuma 15 tahun? Padahal ini sudah direncanakan.

“Tetapi kami sekeluarga memasrahkan semuanya kepada Tuhan YME, agar pelakunya ditahan sesuai kehendak-Nya,” ujarnya lagi.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *