Bupati Tanjab Barat Laksanakan Penyerahkan Sertifikat RSPO Dan Peninjauan Lubuk Larangan

oleh -20 views
Kanan, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag saat acara penyerahan sertifikat RSPO.

TANJAB BARAT, Jumat (11/6/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat melaksanakan penyerahkan Penyerahan sertifikat RSPO (Rountable of Sustainability Palm Oil) dan peninjauan Lubuk Larangan di Desa Sungai Rotan, Kec. Renah Mendaluh.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Perkebunan Sekda Kab. Tanjab Barat, Asisten II, ketua PKK, Dinas Perkebunan Tanjab Barat, kepala Dinas Kominfo, DLH Kab. Tanjab Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Tanjab Barat, Kepala Dinas Perikanan, Kabag SDA Setda, Camat Merlung dan Renah Mendaluh, Camat Tungkal Ulu, kepala Desa, Forum Petani Swadaya merlung Renah Mendaluh, Asosiasi Petani berkah mandah lestari.

Sambutan dari YIDH (Yayasan Inisiatif Dagang Hijau), Husnul Zaini Lanscape manager area Jambi dan Sumsel mengatakan,
dengan acara dialog petani serta penyerahan sertifikat RSPO dan Peninjauan Lubuk Larangan ini semoga dengan kehadirannya bisa memperkuat keyakinan kami bersama sama dengan lembaga setara.

“Dengan kehadiran YIDH (Yayasan inisiatif dagang hijau) dan Yayasan Setara SGO (lembaga non pemerintah), setidaknya kami bisa memastikan adanya legalitas lahan terhadap kawasan yang dikelola lahan sawit ini Agar lestari dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharapa, kedepannya YIDH dan Lembaga setara yang sudah 5 tahun memberikan pendampingan agar bisa tercapai harmoni sosial dalam arti adanya interaksi yang positif antara perusahaan, masyarat, pemerintah Desa, dan pemerintah daerah.

Sementara Bupati Tanjung Jabung barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dalam sambutannya mengatakan,
Perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini mencapai 158.325,4 Hektar, diantaranya merupakan Kebun Petani swadaya petani dengan luas 73.115 Hektae yang dikelola oleh 26.746 KK Petani (2020 statistik perkebunan).

“Selaku Pemerintah turut bangga mendengar bahwa di Tanjab Barat ini telah ada 2 Asosiasi Petani swadaya berkelanjutan yang berhasil mendapatkan sertifikat RSPO (Rountable of Sustainability Palm Oil) yaitu forum petani swadaya merlung renah mendaluh (FPS-MRM) dengan anggota 314 petani dengan luas kebun 787.46 Hektar dan Asosiasi Petani berkah mandah lestari (APBML) yang beranggotakan 219 petani dengan luas kebun 707.03 Hektar. Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan asosiasi petani,” tutur Bupati.

Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat RSPO oleh Bupati Tanjung jabung barat kepada bapak suhaili Grup manager FPS-MRM, bapak ardiansyah ketua grup manager APBML.

Penyerahan Bantuan Konservasi lubuk larangan Grup Manager FPS-MRM Kepala desa sungai rotan bapak zaudi.

Penyerahan STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya) oleh kadis perkebunan Kab. Tanjab Barat kepada anggota petani FPS-MRM bapak A.Gafar dan Edi dari Lubuk Terap.

Dilanjutkan Dialog Petani dengan Bupati dengan topik “dukungan pemerintah terhadap upaya pertanian berkelanjutan” moderator ibu Nurbaya Zulhakim selaku direktur setara Jambi.

Reporter : Yatib/Erham
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *