BeritaPemerintahanRegional

‎Bupati Sumenep Serukan Perayaan Idul Adha dengan Tanggung Jawab Sosial

Avatar of admin
×

‎Bupati Sumenep Serukan Perayaan Idul Adha dengan Tanggung Jawab Sosial

Sebarkan artikel ini
IMG 20250606 131107
Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat memberikan sambutan pada acara Gema Malam Takbiran Idul Adha 1446 Hijriah di Pendopo Agung Keraton. (Foto: Ari / Sura Indonesia)

SUMENEP, Jum’at (06/06) suaraindonesia-news.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerukan kepada seluruh warga untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi.

Hal tersebut disampaikan saat acara Gema Takbir Akbar Idul Adha 1446 H di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (5/6/2025).

‎Menurutnya, perayaan kurban hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai wujud nyata solidaritas dan empati terhadap sesama.

‎”Idul Adha bukan sekadar penyembelihan hewan kurban, melainkan simbol keikhlasan dan semangat untuk saling membantu di tengah masyarakat,” ujar Bupati Fauzi saat berikan sambutan, Kamis (5/6/2025).

‎Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen suci ini guna mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi fondasi kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

‎Pemkab Sumenep, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat atas partisipasinya dalam pelaksanaan ibadah kurban, baik secara pribadi maupun melalui lembaga sosial dan keagamaan.

‎“Partisipasi aktif ini mencerminkan semangat kolektif masyarakat dalam menjunjung nilai kemanusiaan,” kata dia.

‎Menurut Fauzi, Idul Adha juga sarat dengan nilai pengorbanan dan pengabdian, yang sepatutnya dijadikan pijakan moral dalam kehidupan sehari-hari.

‎Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan tidak hanya di momen hari besar keagamaan, tetapi juga dalam interaksi sosial di tengah masyarakat.

‎Selain itu, ia mengingatkan agar pelaksanaan ibadah kurban tetap memperhatikan aspek kesehatan dan kebersihan, baik dalam proses penyembelihan maupun distribusi daging.

‎Hal ini penting untuk menjamin kenyamanan dan mencegah potensi penyebaran penyakit.

‎Fauzi menegaskan merayakan Idul Adha harus dilandasi dengan rasa tanggung jawab, bukan hanya terhadap sesama, tetapi juga terhadap lingkungan.

‎”Menjaga kebersihan dan kesehatan adalah bagian dari wujud kepedulian kita bersama,” tutupnya.