Bupati Sumenep Kukuhkan Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep Priode 2016-2021

oleh

Reporter: Jar

Sumenep, Selasa (13/12/2016) Suaraindonesia-news.com – Sebanyak 11 orang keanggotaan dewan pendidikan Kabupaten Sumenep resmi dikukuhkan oleh Bupati Sumenep bertempat di Pendopo Angung Keraton Sumenep, Madura Jawa Timur, Selasa (13/12/2016).

Dalam acara pengukuhan dewan pendidikan sumenep priode 2016-2012 di Pendopo Angung Keraton Sumenep di hadiri Bupati, Wakil Bupati Sumenep, Ketua DPRD, Pimpinan SKPD dan seluruh Kepsek SMP/SMA.

Dalam Sambutanya Bupati Sumenep Dr. KH. Abuya Busro Karim, Msi menyampaikan bahwa Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep priode 2016-2021  ini, Semoga bisa mengemban amanah sebaik baiknya.

“Amanah ini bukan dari bupati tapi amanah dari masarakat sumenep dan buktikan jika terpilihnya saudara karena kompetensi yang saudara miliki bukan karna fakror lainya,” kata Bupati Sumenep Selasa (13/12/2016).

Menurutnya, apalagi anggota DPKS saat ini 90 persen wajah baru sehingga di harapkan juga memunculkan konsep baru di tengah berbagai kompleksitas persolan pendidikam di Sumenep dan DPKS  memiliki fungsi strategis dalam peraturan pemerintah nomer 17 tahun 2010 setidaknya ada tiga poin penting terkait dewan pendidikan

“Pertama dewan pendidikan berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan arahan dan dukungan tenaga sarana dan prasarana serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional,” imbuhnya.

Bupati Sumenep menambahkan, dan juga dewan pendidikan Menjalan kan fungsi secara mandiri dan propesional dan Dewan pendidikan menghimpun menganalisis  dan memberikan rekomendasi kepada bupati terhadap keluhan saran kritik dan asprisiasi masarakat terhadap pendidikan.

“Banyak perseolan pendidikan yang membutuhkan sentuhan serius mulai dari akses hingga sarana dan prasarana pendidikan,” imbuhnya.

Dewan pendidikan diharapkan ikut mengawal Dan mengsukseskan RPJMD di bidang pendidikan yang di tekankan pada dua kebijakan utama seperti peningkatan aksebilitas,itegritas dan kualitas pendidikan Sehingga aspek ini bisa memenuhi hak seluruh masarakat sumenep dan juga bisa mendapatkan layanan Pendidikan dasar 9 tahun indikatornya meningkatnya  IPM pendidikan dari saat ini 62.00 menjadi 64.50 serta meningkatnya propentase angka melek   huruf dan penurunan angka buta aksara usia 15 tahun sampai 55 tahun dari saat ini 79,34 persen menjadi 81,14 persen.

“Angota DPKS bisa memahami tugas dan fungsinya dengan baik agar bisa bertugas secara maksimal dan memahami aturan dan kebijakan pendidikan,” pungkasnya.

Sementara kepala Dinas Pendidikan Sumenep H. Sadik menyampaikan sebanyak 11 anggota dewan pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) priode 2016-2021 resmi dikukuhkan oleh bupati.

“Anggotanya bergai unsur seperti PCNU, STKIP, PC. ISNU, Kementrian agama, ISPI, YAYASAN Al. Amin, Yayasan Al. Karamiyah, MWC NU, LSM, STAIM Dan PC GP Ansor dari berbagai unsur tersebut, semoga DPKS bisa berbenah dan membawa DPKS lebih baik lagi dari sebelumnya,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *