Bupati Sidoarjo Warning di Hari Jadi Jatim ke-70, Perintahkan Fokus Pada Ekonomi Kerakyatan

38
×

Bupati Sidoarjo Warning di Hari Jadi Jatim ke-70, Perintahkan Fokus Pada Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
1.DKA 3599

SIDOARJO, Suara Indonesia-News.Com –Tepat tanggal 12 oktober 2015, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memasuki usia yang ke-70 tahun. Upacara digelar di seluruh Kabupaten dan Kota se-Provinsi Jawa Timur, begitu pula dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Bertempat di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo (12/10), Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah S.H., M.Hum. bertindak sebagai pemimpin upacara. Upacara ini dihadiri juga oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto S.H.,M.M., Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Sidoarjo.

Seluruh peserta upacara yang berasal dari unsur Pegawai Negeri Sipil, POLRI, TNI sampai unsur pelajar tampak khidmat mengikuti jalannya upacara yang diawali dengan pembacaan sejarah Provinsi Jawa Timur, hingga dibacakannya sambutan Gubernur Provinsi Jawa Timur Dr. H. Soekarwo oleh Bupati Sidoarjo.

Dengan mengambil tema Ayo Kerja, perkuat Jatim sebagai Provinsi Industri berbasis UMKM pada hari jadi tahun ini, Bupati Sidoarjo menyampaikan titik beratnya agar memaknai tema tersebut sebagai tekad kita semua untuk bekerja lebih keras lagi demi mewujudkan masyarakat Provinsi Jawa Timur yang semakin mandiri dan sejahtera.

Provinsi Jawa Timur sampai dengan saat ini mampu mencapai perkembangan yang memuaskan, karena pertumbuhan ekonomi yang cepat dan merata. UMKM menjadi andalan sebagai pelaku ekonomi yang tersebar di seluruh Jawa Timur dan telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan.

“Hal ini kita sebut sebagai Ekonomi Kerakyatan atau Ekonomi Pancasila yang secara empiris telah teruji dalam berbagai gejolak dinamika perekonomian yang terjadi” sampainya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan Penguatan pada sektor ekonomi inilah yang diharapkan mampu menjawab tantangan dan hambatan yang semakin kompleks, terutama akan hadirnya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) di hadapan kita. Hal ini merupakan langkah-langkah terstruktur peta jalan Provinsi Jawa Timur dalam menghadapi pasar tunggal ASEAN.(Adhi).