Bupati Sampang Minta Kegiatan Musrembang Jadikan Media Interaktif Bagi Stackholder

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, saat membuka langsung dua agenda Musrembang. Selasa (12/2/2019).

SAMPANG, Selasa (12/2/2019) suaraindonesia-news.com – Guna mempercepat kemajuan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sampang, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, melakukan gerak cepat pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) di 14 kecamatan.

Tak tanggung-tanggung, Bupati Sampang H. Idi dalam satu membuka langsung dua agenda Musrembang. Dan itu akan terus dilaksanakan sampai selesai 14 kecamatan di Kabupaten Sampang. Melihat gerak cepat tersebut, percepatan pembanguan di seluruh wilayah Kabupaten Sampang di bawah kepemimpinan Bupati H.Slamet Junaidi dan H Abdullah Hidayat, tidak perlu diragukan lagi.

“Salah satu tahapan perencanaan adalah dengan dilaksanakan Musrembang baik dari tingkat Desa, kelurahan untuk mendapatkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan tentang kebutuhan masyarakat.dari yang paling bawah diusulkan menjadi program,” kata Bupati Sampang, H Slamet Junaidi atau yang akrab disapa H.Idi, kemarin.

Lebih lanjut H Idi menjelaskan, Musrembang ini menjadi media interaktif bagi segenap stakeholders untuk merumuskan rekomendasi kebijakan serta membangun komitmen bersama diantara para pemangku kepentingan dalam pencapain pembangunan yang berkwalitas.

Mantan anggota DPR-RI ini juga menjelaskan, Musrembang RKPD Kabupaten Sampang tahun 2020 yang dilaksanakan 2019 ini mengangkat tema peningkatan kontribusi sektor unggulan yang didukung oleh ketersediaan infrastruktur ekonomi yang memadai menuju Sampang Hebat Bermartabat.

“Semua usulan datang dari desa diseleksi di kecamatan hingga ke kabupaten. tidak semua usulan masuk, mengingat kondisi keuangan dalam perencanaan ini mengunakan sistem skala preoritas,” tegas Bupati Sampang.

Tak hanya itu, H.Idi juga berpesan jangan sampai Musrembang Kecamatan ini hanya menjadi dagelan atau usulan saja.

“Saya kepingin ada program lanjutan karena pembangunan Sampang harus bisa dirasakan oleh masyartakat luas, anggaran milyaran rupiah harus dinikmati oleh seluruh warga bukan menjadi bancakan,” tandasnya.

Reporter : Nora/luk
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here