SAMPANG, Senin (2/1/2023) suaraindonesia-news.com – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk memberi bantuan korban terdampak banjir di Ponpes Assirojiyah Kelurahan Rong Tengah dan Ponpes Attaroqqi Desa Tanggumung Kecamatan Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (2/1/2023).
Turut mendampingi Wakil Bupati H. Abdullah Hidayat, Sekda Sampang, Yuliadi Setiyawan beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sampang, pejabat Pemprov Jatim, Kepala BPBD Sampang Asroni, Kepala Dinsos Sampang Moh. Fadli, Kepala Bakesbangpol Sampang, Anang Djunaidi, Kasatpol PP Sampang dan Camat Sampang.
Kehadiran pucuk pimpinan itu disambut bahagia oleh pengurus Ponpes. Mereka bersyukur karena Gubernur Jatim berkunjung ke Ponpes pasca bencana banjir.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan pada pengurus Ponpes Assirojiyah dan Attaroqqi. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan uang.
Gubernur Khofifa berharap, bantuan ini dapat bermanfaat dan menumbuhkan semangat bagi pengurus Ponpes dalam menghadapi bencana banjir. Pengurus dan para santri Pompes Assirojiyah dan Attaroqqi juga tampak gembira menerima bantuan dari Gubernur Jatim tersebut.
Sementara Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan, kehadirannya mendampingi Gubernur Jatim bertujuan untuk memastikan kondisi warga terdampak banjir dan untuk memenuhi kebutuhan mereka.
“Alhamdulillah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberi bantuan. Semoga bermanfaat bagi pengurus Ponpes Assirojiyah dan Attaroqqi. Dan perlu kami sampaikan, semua bantuan ini berasal dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, karena sebagai bentuk kepedulian beliau untuk membantu pengurus Ponpes yang tertimpa bencana banjir,” katanya, di lokasi.
Pada kesempatan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, juga meninjau dapur umum yang ada di Dinsos Sampang dan juga memberikan sejumlah bantuan sembako.
Gubernur Khofifah juga memberi bantuan pada keluarga korban yang meninggal tersengat aliran listrik saat terjadi bencana banjir.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Asroni menjelaskan, banjir yang melanda Kota Sampang, disebabkan hujan deras sejak Sabtu (31/12). Akibatnya, air meluap ke sungai Kali Kamoning dan menyebar ke sawah hingga pemukiman warga.
Sementara, untuk daerah terdampak banjir khusus wilayah Kecamatan Sampang, Asroni menyebut ada 6 desa dan 6 kelurahan. Yakni, Desa Kemuning, Tanggunung, Panggung, Pangilen, Banyumas dan Desa Pekalongan. Kemudian, Kelurahan Banyuanyar, Dalpenang, Gunung Sekar, Karang Dalem, Polagan, dan Kelurahan Rongtengah.
Reporter : Nora
Editor: Wakid Maulana
Publisher: Nurul Anam












