PAMEKASAN, Minggu (6/2/2022) suaraindonesia-news.com – Menghangatnya isu penyelundupan pupuk yang diamankan di Kabupaten Tuban dan Ponorogo, Bupati Pamekasan Mas Tamam menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Mas Tamam akan mengungkap siapa pelakunya, dan akan mencari distributor yang curang dalam menyalurkan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pamekasan.
Bahkan kata Bupati, pihaknya akan meminta kepada BUMN agar distributor tersebut dicabut ijinnya, dan tidak boleh lagi menjadi distributor.
“Penyebab kelangkaan pupuk sudah terungkap, Saya berharap aparat tegas dan transparan menghukum pelakunya,” kata Baddrut Tamam.
Mencuatnya isu terkait penyelundupan Pupuk bersubsidi tersebut, sampai saat ini masih menuai pro kontra dikalangan kaum intelektual di Kabupaten Pamekasan.
Sementara ditemui Adi Mantan aktivis tahun 2011 menyampaikan bahwa, dirinya tidak sepenuhnya percaya ada keterlibatan ASN secara langsung dalam penyelundupan pupuk yang diamankan di Tuban dan Ponorogo.
“ASN itu sejatinya sebagai abdi negara yang mengedepankan kepentingan rakyat, apalagi di masa pandemi seperti saat ini,” ujarnya.
Adi juga Berharap kepada pihak petugas agar mengungkap kepastian pupuk tersebut apakah betul betul dari Pamekasan atau dari luar Pamekasan karena bisa saja dari luar kab Pamekasan meskipun sopir nya dari Pamekasan.
“Apalagi dimasa pandemi ini pemulihan ekonomi masih belum stabil, sehingga dengan himpitan ekonomi orang bisa berbuat nekad menyelundupkan pupuk subsidi demi memenuhi kebutuhan ekonomi dari himpitan tanggungan, biaya pendidikan anaknya dan lain lain,” tuturnya.
Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












