Bupati Nias Secara Resmi Buka Pelatihan Kuliner Bagi UMKM - Suara Indonesia
Example floating
Example floating
EkonomiRegional

Bupati Nias Secara Resmi Buka Pelatihan Kuliner Bagi UMKM

×

Bupati Nias Secara Resmi Buka Pelatihan Kuliner Bagi UMKM

Sebarkan artikel ini
IMG 20220919 212130
Foto: Bupati Nias, Yaatulo Gulo, saat sambutan dalam acara pelatihan strategi pemasaran produk bagi UMKM.

NIAS, Senin (19/09/2022) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perdagangan serta Ketenagakerjaan menggelar pelatihan strategi pemasaran produk bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kemudian, dinas terkait juga menggelar pelatihan kuliner selama 7 hari, bertempat di Aula Paroki Kristus Raja Gido, Jalan Pastoran, Nomor 3 Hiliweto Gido.

Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Nias, Kepala Dinas Koperasi UKM, Perdagangan serta Ketenagakerjaan Nias, Ajulio Padly Sembiring, selaku narasumber serta para pelaku UMKM.

“Dengan pelaksanaan pelatihan ini diharapkan agar para pelaku UMKM mampu menganalisa permasalahan yang dihadapi dan keterbatasan yang dapat menghambat pemasaran produk, kemampuan untuk mengelola sumber daya lokal sehingga menambah penghasilan dan juga dapat membuka lapangan pekerjaan,” kata Firmina Halawa menerangkan, Senin (19/09).

Ia mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 25 orang para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Nias.

Baca Juga :  Demi Kenyamanan Pengunjung Saat Libur Lebaran, Polres Lumajang Pasang Spanduk Imbauan di Pantai

Acara tersebut dimulai sejak 19 sampai 21 September 2022, sedangkan peserta pelatihan kuliner bagi pelaku UMKM berjumlah 27 orang yang dilaksanakan dari 22 sampai 24 September 2022.

Sementara itu, Bupati Nias Yaatulo Gulo menyampaikan, bahwa pelatihan ini merupakan suatu proses pendidikan jangka pendek dengan menggunakan prosedur yang sistematis dan terorganisir, sehingga peserta pelatihan memiliki pengetahuan teknik pengerjaan dan keahlian untuk tujuan tertentu.

“Salah satu faktor kegagalan wirausaha adalah kurangnya memiliki kemampuan pemasaran dan tidak mampu melihat atau memanfaatkan peluang yang ada sehingga dapat mengakibatkan fokus tujuan tidak jelas, daya saing lemah, tidak bisa meminimalisir resiko,” ungkap Bupati Nias.

Diakhir penyampaiannya, orang nomor satu di Kabupaten Nias itu berpesan kepada para peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan dengan baik agar dapat menunjang perekonomian.

Baca Juga :  Diduga Diterkam Buaya, Seorang Pria Lenyap Diatas Kapal Klotok

Reporter : Topan
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam