JEMBER, Senin (25/4/2022) suaraindonesia-news.com – Bupati Jember Hendy Siswanto menginpeksi mendadak (sidak) kebutuhan pokok di Pasar Tanjung Jember, seminggu menjelang lebaran, Senin 25 April 2022.
Ia memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok yang umumnya mengalami kenaikan jelang lebaran. Hendy mendapati terjadi kenaikan harga namun masih dalam batas wajar. Dibanding dengan tahun sebelum Covid-19, namun kenaikannya masih wajar.
“Beberapa hari lagi Idul Fitri dan kondisi di lapangan ada kenaikan ya tapi masih normal,” ujarnya.
Bupati menyebut, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kenaikan harga saat ini terbilang sangat sedikit.
Khusus harga minyak goreng, bupati menyatakan masih bisa dijangkau oleh masyarakat terlebih setelah Pemkab Jember melakukan operasi pasar dalam setiap kegiatan Safari Ramadan dengan menjual harga jauh di bawah pasar.
Sementara, Kepala Disperindag Jember Bambang Saputro mengatakan, operasi pasar dalam setiap agenda bupati disebut bisa menekan kenaikan harga barang pokok, khususnya minyak goreng yang menjadi incaran masyarakat.
Bambang menambahkan, PT Rajawali Nusindo sebagai rekanan Disperindag, menjual harga minyak goreng curah Rp 14.000/liter dan Rp 15.000/Kg. Sedangkan untuk harga minyak goreng kemasan dijual dengan harga Rp 20.000/liter.
Di pasar modern dan tradisional sendiri harga minyak goreng kemasan dijual dikisaran Rp 24.000-25.000 per liternya.
Sementara harga beras premium dijual Rp 12.000/Kg, bawang merah Rp 26.000/Kg, bawang putih Rp 21.000/Kg, cabai merah besar Rp 27.000/Kg, cabai rawit Rp 19.000/Kg, daging ayam broiler Rp 37.000/Kg, daging sapi murni Rp 110.000/Kg, telur ayam ras Rp 23.000/Kg, gula pasir Rp 13.500/Kg.
Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul












