Berita UtamaPendidikanRegional

Bupati Faida Inginkan Ada Jurusan Karnaval di SMK

Avatar of admin
×

Bupati Faida Inginkan Ada Jurusan Karnaval di SMK

Sebarkan artikel ini
aaadddd
Susiwijono menerangkan di tahun ke 4 pemerintahan Jokowi-JK fokus pada peningkatan SDM (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Jumat (23/11/2018) suaraindonesia-news.com – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan, pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla fokus kepada pengembangan sumber daya manusia, salah satunya melalui pendidikan vokasi.

Hal ini ditegaskan Susiwijono usai menjadi narasumber sarasehan Pencapaian Kinerja Jokowi – JK di bidang ekonomi di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Kamis (22/11/2018) malam.

“Di tahun keempatnya, pemerintah fokus kepada pendidikan vokasi sebagai bentuk peningkatan sumber daya manusia,” ujar Susiwijono kepada wartawan.

Menurutnya, saat ini pemerintah melalui Kemenko Perekonomian sedang menyusun skema pendidikan vokasi yang ideal.

“Besok Jumat kami akan mengumpulkan delapan gubernur termasuk Gubernur Jatim untuk membahas ini,” kata Susiwijono.

Ia mengakui masukan dari peserta sarasehan di Jember akan dibawanya dalam pertemuan itu. Ia mengakui harus ada konsep ideal dan reformis supaya alumni pendidikan vokasi, seperti SMK, tidak lagi menjadi penyumbang tingkat pengangguran.

“Jadi untuk jurusan yang sudah jenuh, bisa dievaluasi supaya tidak menyumbang tingkat pengangguran,” tegasnya.

Dalam sarasehan itu, Kepala SMK Perikanan dan Kelautan Puger, Kuncoro Dhiya’uddin mengatakan ada sejumlah jurusan di SMK yang sudah jenuh, seperti perkantoran, atau administrasi.

“Beberapa jurusan yang sudah jenuh itu malah lulusannya menyumbang tingkat pengangguran. Lulusan pendidikan vokasi harusnya bisa diterima di dunia kerja,” tegas Kuncoro.

Karenanya, diperlukan jurusan pendidikan vokasi yang diperlukan dunia kerja juga disertai sertifikasi kepada lulusannya.

Sedangkan Bupati Jember Faida sempat melontarkan usulan adanya SMK karnaval. Hal ini untuk menunjang Jember sebagai Kota Karnaval di Indonesia.

“Apalagi Jember ini sedang promosi melalui 4-C (Coffee, Cocoa, Cigarette, dan Culture).
Culture ini salah satunya bagaimana menunjang Jember sebagai Kota Karnaval, diperlukan SMK karnaval untuk menunjang keahlian itu,” kata Faida.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam