Bupati Faida Berikan Rp 50 Juta Setiap Ahli Waris Korban Laka Damkar

Bupati Jember, dr Hj Faida, MMR Saat Mengunjungi Korban Laka Damkar

Reporter: Guntur Rahmatullah

Jember, Selasa (6/6/2017) suaraindonesia-news.com – Bupati Jember, dr Hj Faida, MMR, mendatangi keluarga ahli waris dalam kecelakaan mobil pemadam kebakaran (damkar) vs truk kemarin, Selasa (5/6/2017).

Keduanya adalah Bu Hotama dan Pak Sikan, yang merupakan korban meninggal dalam tragedi naas tersebut.

Pantauan media ini, Bupati Jember, begitu turun dari kendaraan dinasnya langsung disambut haru sejumlah keluarga korban meninggal.

Mereka terdiri dari ibu-ibu bergantian bersalaman sambil memeluk dan cium pipi kiri dan kanan.

Usai bersalaman, Bupati langsung menuju ruang tengah untuk melakukan prosesi penyerahan santunan kematian dari negara melalui PT Jasa Raharja, Kabupaten Jember, sebesar Rp 50 juta untuk setiap orang yang meninggal akibat kecelakaan.

“Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, saya atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Jember turut berbela sungkawa sedalam – dalamnya atas meninggalnya Bu Hotama di usia 78 tahun, dan Pak Sikan,” kata Bupati Jember, dr Hj Faida, MMR.

Atas nama masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Jember, kita semua berdoa agar almarhumah dan almarhum diterima amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

“Semoga barokah bulan ramadan, seluruh ibadah ramadannya menjadi ampunan bagi keduanya,” ujar Bupati saat sambutan.

Bupati setempat sengaja datang bersama PT Jasa Raharja Kabupaten Jember, dan pimpinannya Pak Yoga, untuk memberikan santunan korban kecelakaan meninggal sesuai ketentuan yakni masing – masing Rp 50 juta yang akan diterimakan kepada masing – masing ahli warisnya.

“Kami berharap bantuan santunan ini,  dapat dimanfaatkan sebaik – baiknya untuk kepentingan almarhum dan keluarga,” pintanya.

Pihaknya menambahkan, silaturrahim hari ini bisa mempererat kekeluargaan dan tetangga di sini.

“Saya juga salut terhadap almarhum, karena di usia 78 tahun masih kuat, masih aktif dan bukan orang yang manja,” paparnya.

Bahkan, diusia yang sudah lanjut, semangatnya patut dicontoh, beliau masih mengamalkan ilmu yakni mengajar senam lansia di berbagai tempat.

“Luar biasa. Sebagai lansia, bisa jadi teladan bagi yang lain,” tegas Bupati Jember dr Hj Faida.

Faida juga bersimpati kepada Pak Sikan, Karena menghadapi takdir kematian dalam keadaan berjuang mencari nafkah untuk keluarganya. Dan tidak sedang dalam keadaan yang lain.

Hal itu bisa dijadikan teladan bagi yang lain betapa semangat almarhum ini di bulan ramadan masih bekerja.

Di tempat yang sama, Yoga, Kepala PT Jasa Raharja Kabupaten Jember, menjelaskan bahwa dua korban meninggal terjadi setelah kecelakaan kontra truk pemadam kebakaran (damkar) melawan truk lain, dan becak mengakibatkan pejalan kaki dan tukang becak meninggal.

“Atas nama Pemerintah, melalui PT Jasa Raharja kami mengucapkan bela sungkawa sedalam – dalamnya. Serta mendoakan agar kehadiran negara kepada ahli waris korban yang terkena musibah dengan memberi santunan Rp 50 juta juga memberi bantuan bagi korban luka – luka dijamin Rp 20 juta,” ujar Yoga.

Sebelum proses penyerahan rekening kepada keluarga korban, Bupati menyergah.

“Saya tegaskan untuk korban yang luka dan sedang dirawat. Biayanya tidak usah dipikirkan, jaminan dari PT Jasa Raharja sudah ada,” tegasnya.

“Kalau seumpama melebihi batas Rp 20 juta akan tetap ditanggung Pemerintah Kabupaten Jember,” imbuhnya mengakhiri pembicaraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here