Bupati Bangkalan Serahkan 6 Bulan Honor Pada 8.921 Guru Madin Dan Ngaji

oleh -73 views
Bupati Bangkalan secara simbolis menyerahkan honor guru madin dan ngaji di Aula Pendopo Agung. (Foto: Anam/SI)

BANGKALAN, Kamis (15/10/2020) suaraindonesia-news.com – Pemkab Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terus melakukan upaya penanganan dampak Wabah Covid-19, diantaranya dengan terus melakukan peningkatan ekonomi para guru Madrasan Diniyah dan guru ngaji.

Di Aula Pendopo Agung Kamis (15/10) sore, R. Abd Latif Amin secara simbolis menyerahan Bantuan Insensitif guru madrasah diniyah dan guru ngaji tahun anggaran 2020 pada 8921 penerima oleh Bupati Bangkalan dalam rangka peningkatan ekonomi dalam penanganan covid-19.

“Pada masa pandemi covid-19 pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat salahsatunya dengan memberikan Insensitif guru madrasah dan guru ngaji, program ini prioritas pemerintah yang sudah berjalan selama tiga tahun dimulai dari tahun 2018 sampai dengan sekarang,” kata Latif dihadapan para guru.

Menurut Latif, program Insensitif tersebut merupakan realisasi janji politik yang sudah mulai dilaksanakan semenjak tahun 2018 lalu.

“Pemberian Insentif pada guru ngaji dan madin merupakan realisasi dari janji kami dengan Insentif ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi guru Madrasah Diniyah dan guru ngaji, serta untuk meningkatkan semangat pengabdian dan perlindungan jaminan sosial bagi guru madrasah diniyah dan guru ngaji di Kabupaten Bangkalan,” ujarnya.

Latif juga mengatakan, saat ini pencairan honor tersebut selama enam bulan pada setiap bulan Rp 200 ribu untuk 8.921 penerima yang berasal dari delapan belas Kecamatan.

“Insensitif ini diberikan kepada 8.921 penerima yang berasal dari 18 Kecamatan, dengam besaran Insentif Rp 200 ribu perbulan, saat ini diberikan selama 6 bulan, yaitu dimulai bulan April sampai dengam bulan September 2020 melalui transfer rekening masing-masing penerima bekerjasama dengan Bank Jatim, diharapkan dapat membantu meringankan kesulitan para guru madin dan ngaji dalam menghadapi covid-19,” jelasnya.

Dengan agenda tersebut, Latif sudah mempersilakan penerima untuk memanfaatkan program tersebut dengan melakukan penarikan langsung ke Bank BRI selaku penyalur.

“Dengan kegiatan seremonial ini maka Insentif guru sudah siap dimanfaatkan sesuai dengan jadwal yang ditentukan, dalam rangka pencegahan wabah covid-19, saya berharap pada semua guru Madrasah Diniyah dan guru ngaji untuk membantu berperan aktif dalam rangka pencegahan covid-19 dengan melakukan edukasi secara berkesinambungan kepada masyarakat melalui arahan maupun himbauan dan mengikuti semua ketentuan sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya sembari memberi himbauan agar tetap memperhatikan prokes selama pandemi covid-19.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *