Bupati Abdya Pimpin Upacara Bendera HUT Korpri, PGRI dan Hari Guru Nasional

oleh -30 views
Bupati Abdya Akmal Ibrahim, SH saat Pembacaan teks Pancasila.

ABDYA, Senin (30/11/2020) sauaraindonesia-news.com – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim SH pimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 49 dan HUT PGRI ke 75 serta Hari Guru Nasional di halaman Kantor Bupati setempat.

Bupati yang mengenakan pakaian lengkap Korpri bersama unsur Forkompimkab Abdya tiba ditempat upacara tepat pukul 08.00 Wib disambut Ketua Korpri Abdya serta seluruh undangan yang terdiri dari kepala SKPK dijajaran Pemkab Abdya dan undangan lainnya.

Acara yang diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Pembacaan Pancasila, UUD 1945 serta Panca Prasetiya Korpri.

Bertindak sebagai Komandan Upacara pada HUT tersebut, Ketua Korpri Kecamatan Manggeng, Yunadi, S.Pd, sementara sebagai peserta upacara dari sejumlah ASN anggota Korpri dan PGRI dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kepada awak media, Akmal Ibrahim menyebutkan, dirinya sebagai pimpinan tentu bertanggung jawab terhadap berbagai hal yang terkait dengan prosedur pendapatan penghasilan dan suasana kerja ASN.

“Selama ini Alhamdulillah sudah cukup bagus meskipun di sana-sini memang kita harus banyak berbenah, dalam Islam kerja itu adalah adalah kewajiban fardhu ain setelah salat dan puasa,” kata Akmal.

Selain itu, Akmal juga meyebutkan, ASN adalah mitra kerja utama bagi seorang bupati. Oleh karena itu, sebagai bupati harus berpikir bagaimana ASN bekerja dan melaksanakan tugas dengan baik.

“ASN juga harus berpikir bagaimana tujuan yang saya ucapkan itu tercapai, harus ada timbal balik,” sebut Akaml.

Dikesempatan itu, Akmal Ibrahim juga menyebutkan, selama ini dirinya tidak mengambil uang diluar operasional untuk tunjangan ASN.

“Saya mengadopsi sistem Tukin (tunjangan kinerja) yang diberlakukan oleh pusat, jadi saya malah bisa menghemat dengan menaikkan gaji pegawai saya hemat,” tuturnya.

Disebutkan Akmal, tahun depan dirinya akan menaikan tunjangan kerja dengan sistem Tukin, sehingga ASN tidak perlu lagi menambah kredit, menambah beban.

“Jika kemarin kalau staf cuma dapat Rp 400.000, nanti akan mendapatkan sekitar Rp1 juta rupiah dan seterusnya, intinya laporannya harus jelas,” tukasnya.

Reporter : Nazli
Editor : Redaksi
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *