Bupati Abdya Ir. Jufri Hasanuddin.MM Prioritaskan Beberapa Program Pembangunan Th. 2015

upati abdya,Ir Jufri Hasanuddin.MM,saat memberikan arahan penutupan akhir musrembang di aula pertemuan susoh'', Senin (23/2015). (N)

SuaraIndonesia-News.Com, Blangpidie-Aceh Barat Daya – Musrenbang merupakan satu tahapan dalam merencanakan pembangunan. Tahapan tersebut harus dilakukan mulai dari tingkat pedusunan sampai kabupaten. Hal ini juga sesuai dengan Undang-Undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional. Demikian dikatakan oleh Bupati, Ir.Jufri Hasanuddin, MM pada acara Penutupan akhir Musrenbang  yang sejak dibuka lebih kurang tiga minggu yang lalu kamis tanggal 4/2 hingga akhir tanggal 23/2 di aula gedung pertemuan susoh’’, Senin (23/2015).

lanjutnya, Ir. Jufri Hasanuddin, MM, mengatakan tujuan menyusun dan menentukan kerangka pembangunan agar lebih terarah dan terfokus,serta harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang didukung oleh kondisi,potensi dan sumber daya yang ada serta situasi yang berkembang pada saat ini,dan pelaksanaan musrembang di kecamatan tidak semata-mata menyepakati usulan prioritas pembangunan yang ada di gampoeng yang diusulkan melalui rancangan pembangunan jangka menengah(RPJM) gampoeng.

Namun, untuk   menghasilkan prioritas usulan  kegiatan  tersebut  menjadi kewenangan wajib dari pemerintah kabupaten,selain itu musrembang juga merupakan forum pendidikan  bagi masyarakat dalam membangun sebuah gampoeng,  agar menjadi bagian efektif dari tata pemerintah sehingga dapat menghasilkan dokumen rencana yang bersifat kegiatan yang disusun oleh pemerintah daerah untuk tahun 2016.

‘’Bupati ingatkan SKPK ‘’

Disamping itu, ia juga mengingatkan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK ) dinas terkait, “jangan ada usulan program tumpang tindih, tapi harus di sesuaikan dengan anggaran yang ada, salah satu contoh di kecamatan susoh seharusnya masyarakat mengusulkan program yang terkait dengan kelautan dan  perikanan, jangan di usulkan program pagar kuburan atau lapangan bola, karna itu merupakan biaya yang sangat besar, usulan tersebut harus di plotkan dari dana APBA dan APBN-pusat’’,terangnya singkat bupati.

Ia juga menjelaskan, banyak isu-isu yang berkembang di kalangan masyarakat, bahwa selama ini kepala daerah sering tidak di tempat, ini perlu saya sampaikan sebab tahun ini saya akan bicara dihadapan pablic, keberadaan saya diluar bukan hanya semata-mata untuk bersenang-senang, tapi untuk melobi anggaran sesuai dengan program pemerintah terkait dengan pembangunan infrastruktur daerah dan insyaallah tahun 2015 ini untuk abdya mendapatkan anggaran sebesar seratus lima puluh milyar Rupiah, dana tersebut digunakan untuk kelanjutan pembangunan Pelabuhan teluk surin, peningkatan jalan tiga puluh di kecamatan babahrot, pembangunan pengamanan tebing krueng susoh dan pembangunan saluran irigasi, juga pembangunan pasar tradisional modern’’, jelasnya singkat.

‘’ini pondasi yang harus di jaga oleh pemimpin yang lain, ketika masa kepemimpinannya berakhir nanti, sebab selama ini banyak pondasi yang tidak matang sehingga mudah sering terjadi  perubahan’’Ungkap Ir. Jufri Hasanuddin,MM.

Lanjutnya, dengan adanya musrembang ini, sehingga kegiatan pembangunan dapat bermamfaat untuk kesejahteraan masyarakat dalam rangka meningkatkan sumber pendapatan yang layak serta kemakmuran rakyat demi pemerataan pembangunan di segala bidang infrastruktur, prioritas pembangunan  perencanaan daerah sesuai dengan Visi dan Misi. pada saat kampanye.

Sementara itu, Kepala bapedda,Weri. SE MA, dalam sambutannya menjelaskan, musrenbang tahun ini bertujuan menyepakati hasil musrenbang dari tingkat desa yang akan menjadi prioritas pembangunan tingkat kecamatan. Juga menetapkan prioritas pembangunan yang belum tercakup dalam kegiatan pembangunan desa.

Disamping itu ia juga menjelaskan, tujuan pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, untuk itu peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan merupakan hal yang penting. Juga sektor pertanian, perindustrian, kerajinan serta pengembangan pasar tradisonal perlu di kedepankan sesuai dengan visi dan misi kepala daerah’’,ungkapnya.

Sementara itu, Camat Susoh,Nazli.S.sos,dalam laporan sambutannya mengatakan, “sebagaimana kita ketahui bersama bahwa mekanisme perencanaan pembangunan daerah mengacu dan berpedoman pada UU nomor 25 tahun 2004 tentang system perencanaan pembangunan dimana didalamnya tertuang perencanaan dilaksanakan dari bawah yang melibatkan para pihak yang berkepentingan ditingkat gampoeng dan kecamatan serta tingkat kabupaten yang berjenjang melalui koordinasi usulan program dan kegiatan gampoeng  atau desa’’,ungkapnya.

Nazli juga menambahkan, perencanaan yang kita lakukan selama ini dimulai dari musrembang tingkat gampoeng dilanjutkan ketingkat kecamatan dan kabupaten hingga kenasional sebangaimana tema musrembang pemerintah kabupaten abdya tahun 2015 untuk usulan 2016’’peningkatan pertumbuhan ekonomi dan investasi melalui pengembangan sector strategis’’,terangnya  singkat Nazli.’’

Dalam penutupan akhir musrembang ini, turut di hadiri bupati abdya,Ir Jufri Hasanuddin.MM, anggota DPRA aceh, HJ,Siti Naziah, juga sebagai sekrestaris komisi E, dan anggota DPRK abdya, dari Komisi B dan C, Dedi Suherman, Julinardi, kapolsek susoh Iptu Darwis, danramil Kapten Inf Raden A Nury, serta SKPK di jajaran pemkab, imum mukim, geuchik, tuha peut, tokoh pemuda, perwakilan wanita dan para undangan lainnya.(N).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here