Bupati Abdya Buka Musyawarah Forum Keuchik Kabupaten

Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin MM menyampaikan sambutannya pada pembukaan Musyawarah Forum Komunikasi Keuchik Kabupaten (FK3) Abdya di Aula gedung PKK Blangpidie.

Reporter : Nazli Md

Blangpidie-Abdya, Suara Indonesia-News.Com – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Ir Jufri Hasanuddin MM membuka secara resmi musyawarah Forum Komunikasi Keuchik Kabupaten (FK3) Kabupaten setempat di Aula Gedung PKK Komplek Terminal Blangpidie. Sabtu (27/2).

Dalam kegiatan yang difasilitasi Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Sejahtera (BPMPPKS) Abdya tersebut ikuti dihadiri Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Drs M Hanafiah SE.Ak, Kepala BPMPPKS, Eddi Darmawan, Kadinsosnaker Abdya, H Nazaruddin SPd dan para Camat serta 147 Keuchik dalam Kabupaten setempat.

Bupati Jufri dalam sambutannya menyebutkan, forum komunikasi keuchik kabupaten Abdya untuk tidak hanya menjadi formalitas saja, tetapi harus terus bergerak maju menyesuaikan diri.

“Saya memberikan apresiasikan kepada forum keuchik yang terlihat begitu kompak, semoga ini teruskan, walau camat yang hadir hanya enam orang.”sebutnya.

Lebih lanjut, Bupati Jufri mengakui, memang keuchik dan ulama untuk tidak berpolitik praktis, tetapi dalam upaya membangun komunikasi yang baik antara seluruh elemen ulama dan keuchik diharapkan mampu menyesuaikan diri demi kemujuan masyarakat.

“Kalau berpolitik praktis ulama dan keuchik memang tidak boleh, tetapi keberadaan ulama dan keuchik untuk mengevaluasi setiap kebijakan dan program-program untuk rakyat,”tegas Bupati Jufri.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jufri mengharapkan kepada seluruh keuchik untuk dapat memberikan pemahaman terkait dengan keberadaan forum keuchik kabupaten.

”Tujuan dari forum ini untuk menyamai visi pembangunan kedepan,”sebutnya.

Terkait dengan musyawarah tersebut, Bupati Jufri berpesan kepada seluruh keuchik untuk melaksanakan musyawarah dengan binjak yang mampu menciptakan organisasi lebih kreatif.

“Berpendapatlah dengan baik, jangan ada hal-hal yang tidak baik, tidak ada kubu-kubu, forum ini harus bersinergi, pilih pemimpin yang benar,”pesannya.

Sebelumnya, ketua forum keuchik kabupaten Abdya, Sudirman S dalam laporannya menyebutkan, pada musyawarah tersebut nantinya akan dilakukan pemilihan ketua baru periode 2016-2019 yang akan dipilih oleh seluruh keuchik yang ada dikabupaten Abdya.

“Jabatan ketua forum keuchik kabupaten selama tiga tahun, dan akan dilakukan pemilihan secara demokrasi,”sebut Sudirman.

Sudirman menyebutkan, pemilihan ketua forum keuchik kabupaten Abdya sudah dimulai semenjak tahun 2008 hingga saat ini terus dilakukan dengan cara demokrasi,”Forum keuchik merupakan sebagai wadah memudahkan komunikasi (koordinasi) dengan pemerintah daerah,”sebutnya.

Terkait dengan pemilihan ketua, lanjut Sudirman, pihak panitia membuka seluas-luasnya kesempatan kepada siapapum keuchik yang akan naik sebagai calon baik melalui keinginan sendiri maupun utusan dari kecamatan.

”Yang kita harapkan calon dapat memberikan yang terbaik dengan visi dan misi yang jelas,”pungasnya.

Pada kesempatan itu, salah seorang perwakilan dari keuchik se-Abdya, Zulkhairi keuchik Desa Lampoh Drien Kecamatan Susoh menyebutkan, pihaknya sangat berterimakasih kepada bupati Abdya yang telah memberikan motivasi dan dukungannya kepada keuchik-keuchik.

“Atas dukungan yang diberikan tersebut, kami keuchik akan terus berkoordinasi untuk membangun Abdya kedepannya,”sebut Zulkhairi.

Menurutnya, apa yang disampaikan bupati Jufri dalam forum tersebut menegaskan, para keuchik untuk mengawasi setiap program untuk kesuksesan yang tanpa masalah.

”Pembangunan harus berorentasi, sehingga tidak melahirkan program yang mubazir,”tutup Zulkhairi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here