Bunda Paud UNMUH Surabaya Dukung Hukuman Kebiri

47
×

Bunda Paud UNMUH Surabaya Dukung Hukuman Kebiri

Sebarkan artikel ini
IMG 20151025 105705

SURABAYA, Suara Indonesia-News.Com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan mahasiswa Universitas Muhamadiyah (UM) Surabaya menggelar aksi dukungan terhadap hukuman berat yang dijatuhkan kepada pelaku paedofilia atau kekerasan seksual pada anak-anak. Aksi dukungan ini dilakukan mengingat ada 35 persen kasus paedofilia di Surabaya.

Koordinator aksi Bunda PAUD kota Surabaya, Yuli Astuti mengatakan hukuman kebiri tak cukup bagi pelaku paedofilia. Ia berharap pelaku harus diberi hukuman mati. Dikhawatirkan, jika pengaruh obat suntikan habis, nantinya pelaku akan kembali melakukan aksi bejatnya.

“Kasus ini akan semakin bertambah kalau pemerintah tidak memberikan hukuman mati bagi pelaku kekerasan seksual pada anak,” ujarnya, Jumat (23/10/2015).

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang mengikuti aksi ini, Vitis Indra Qomariyanti mendukung penuh apa yang dilakukan pemerintah terhadap pelaku paedofilia.

“Kami selalu mendukung hal-hal positif, apalagi menyangkut anak usia dini 0-6 tahun. Anak-anak merupakan aset bangsa, jadi harus dilindungi oleh pemerintah dan negara,” cetus mahasiswi semester jurusan Pendidikan Guru (PG) PAUD Universitas Muhammadiyah Surabaya ini.(Adhi).