Bumi Lumajang Diruwat, Agar Lebih Makmur dan Sejahtera

oleh -160 views
Ruwatan Bumi Lumajang digelar, Kamis (14/12) kemarin, di Alun-Alun Kota Lumajang, dengan penuangan air dari 9 mata air demi kemakmuran Bumi Lumajang

LUMAJANG, Jumat (15/12/2017) suaraindonesia-news.com – Ruwatan Bumi Lumajang digelar, Kamis (14/12) kemarin, di Alun-Alun Kota Lumajang, dengan penuangan air dari 9 mata air demi kemakmuran Bumi Lumajang.

Ruwatan dengan dalang Ki Sugiman Wignyo Supadmo dari Blitar. Hal ini, dalam serangkaian acara Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-762 tahun 2017. Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto M.Kes., membuka “Ruwat Nagari Lamajang” Harjalu.

Wabup bersama jajaran anggota forkopimda berjalan dari Dinkes menuju Alun-Alun Lumajang diiringi “Cucuk Lampah” disambut dengan tari tradisional khas Lumajang, “Tari Bedoyo Lamajang”, yang merupakan duta tari binaan Dinas Pariwisata dan Budaya Lumajang.

Wakil Bupati menyampaikan, bahwa umur Bumi Lamajang, 762 tahun. Usia yang termasuk umur paling tua dibanding daerah lain di jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati mengingatkan memori sejarah asal mula terjadinya Bumi (pemerintahan) Lamajang. Wakil Bupati berharap “Ruwat Nagari Lumajang” bisa berdampak ke masyarakat Lumajang untuk lebih makmur, sejahtera, dan tidak banyak terjadi musibah.

Wakil Bupati beserta rombongan Forkopimda, pada acara tersebut berkesempatan menuangkan 9 (Sembilan) sumber mata air.

Penuangan air dari 9 (Sembilan) sumber mata air tersebut merupakan tradisi Jawa sejak zaman Hindu. Kesembilan sumber mata air atau yang disebut dalam bahasa Jawa yaitu “nowo tirto” tersebut sebagian besar dari Kabupaten Lumajang.

Saat penuangan 9 sumber mata air ke nagari lamajang, dalam kesempatan itu, wabup menuangkan air sumur pendopo Kabupaten Lumajang, sekda Lumajang menuangkan sumber mata air berasal dari Kabupaten Jombang.

Perwakilan Kodim 0821 menuangkan sumber mata air asal Kabupaten Banyuwangi tepatnya di Alas Purwo, Perwakilan Polres menuangkan air berasal dari Kabupaten Blitar, Ketua Pengadilan Negeri berasal dari Kecamatan Yosowilangun, Asisten Pemerintahan menuangkan sumber mata air berasal dari Kecamatan Tempeh, Asisten Ekbang menuangkan air dari Kecamatan Senduro, Asisten Administrasi menuangkan air dari Kecamatan Klakah, sedangkan Kadisparbud menuangkan dari Kecamatan Candipuro.

Reporter: Afu

Editor: Supanji

 

Tinggalkan Balasan