Brigjen Pol Priyo Widyanto Dilantik Kapolri dan Resmi Pimpin Polda Jambi

oleh -28 views
Pelantikan Kapolda Jambi, Brigjen Pol Priyo Widyanto, Resmi Pimpin Polda Jambi, Jumat (28/04/2017) lalu.

Reporter: Inro

JAMBI,  Minggu (30/4/2017) suaraindonesia-news.com – Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1034/IV/2017 tanggal 18 April 2017 yang lalu telah dikirimkan ke beberapa Provinsi termasuk Polda Jambi. Semua pejabat yang ada di Polda Jambi mendapatkan adanya promosi, dari Kapolda Jambi, Irwasda dan Kapolresta turut juga digantikan oleh Kapolri, Tito Karnavian.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani.  dimutasikan  menjadi Pati Baintelkam Polri, dalam rangka penugasan pada Badan Intelijen Negara (BIN). Dan menjadi Kapolda Jambi, Brigjen Pol Priyo Widyanto. Jabatan Brigjen Priyo sebelum dimutasikan,  Karo Binkar SSDM Polri.

Untuk itu Kapolri RI, Tito Karnavian secara resmi melantik Kapolda Jambi, Brigjen Pol Priyo Widyanto, Resmi Pimpin Polda Jambi, Jumat (28/04/2017) lalu.

Serah terima jabatan dari Brigjen Yazid kepada Brigjen Priyo yang langsung dipimpin oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri.

Menurut Kabid Humas Polda Jambi, Kuswahyudi Tresnadi via WA Minggu(30/04), Sertijab pergantian telah  digelar kemarin pada  pukul 08.00 WIB.

Jarak 1 jam, tepatnya pukul 09.00 WIB pihak Polda Jambi langsung melakukan Video Conference.

Kapolda Jambi yang baru akan ke Jambi Selasa (2/5) pekan depan, dan langsung digelar Welcome Parade Farewel di Mapolda Jambi, dan akan dilanjut hari berikutnya  Rabu (3/5)  acara pisah sambut.

“Kapolri Jenderal Pol Drs Tito Karnavian, M.A, Ph.D dalam amanatnya menyampaikan ucapan terima kasih yang tinggi kepada pejabat yang telah bertugas di tempat lama dan selamat bertugas kepada pejabat yang mendapat amanah di tempat baru,”terang Kabid Humas Polda Jambi, Kuswahyudi Tresnadi.

Selanjutnya Kapolri juga berpesan, kepada para Kapolda agar tidak hanya sebagai pengawas, penindak dan supervisi ditempat tugasnya, namun juga bertindak sebagai pembina bagi para anggotanya.

“Sering dilakukan pelatihan atau drill di lapangan untuk menjalankan diskresi. Sehingga para anggota memiliki kemampuan diskresi yang baik dan tidak melakukan tindakan secara berlebihan,” tegas Kapolri.

Tindakan diskresi yang tepat dilakukan untuk menjaga kepentingan umum, keselamatan petugas dan anggota masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *