BALIKPAPAN, Sabtu (17/1) suaraindonesia-news.com – Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo resmi menjabat sebagai Wakapolda Kaltim menggantikan Irjen Pol Sabilul Alif. Pergantian jabatan ini dilaksanakan melalui prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung Kapolda Kaltim, Endar Priantoro, di Gedung Mahakam Polda Kaltim.
Pergantian ini merujuk pada Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dirilis pada akhir Desember 2025. Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penguatan struktural kepolisian di wilayah Kalimantan Timur.
Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol Sabilul Alif atas dedikasi luar biasanya selama 1,5 tahun menjabat.
Lulusan Akpol 1996 tersebut dikenal sebagai sosok pemimpin yang berwibawa dan tegas, namun mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat hingga tokoh agama, demi kondusivitas Kaltim.
Kini, Irjen Pol Sabilul Alif akan mengemban amanah baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri.
Di sisi lain, kehadiran sosok Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo bukanlah orang baru dalam penegakan hukum yang kompleks. Sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau, ia dikenal sebagai “jenderal pejuang lingkungan”.
Rekam jejaknya sangat kuat dalam memberantas kejahatan lingkungan, terutama komitmennya dalam menyapu bersih Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Riau.
Kapolda Kaltim menaruh harapan besar agar pengalaman tersebut dapat diimplementasikan di Kalimantan Timur, wilayah yang memiliki karakteristik geografi dan tantangan keamanan yang lebih luas.
“Saya berharap pejabat baru segera beradaptasi dan menghadirkan terobosan positif. Saya yakin, dengan integritas dan loyalitas yang dimiliki, beliau mampu menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian bagi masyarakat Kaltim,” tegas Irjen Pol Endar Priantoro.
Kehadiran Brigjen Pol Adrianto di Kaltim menjadi angin segar sekaligus tantangan baru. Dengan kompleksitas wilayah hukum yang dinamis, sinergi antara pengalaman penegakan hukum yang tegas dengan pendekatan humanis diharapkan mampu membawa Polda Kaltim semakin dicintai masyarakat dan tetap menjadi pilar utama penjaga ketertiban di Kalimantan Timur.
Reporter: Fauzi
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri












