SUMENEP, Rabu (16/10) suaraindonesia-news.com – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar memperkenalkan program pembiayaan tanpa jaminan khusus untuk kepala desa dan perangkat desa di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Program ini diharapkan dapat membantu aparatur desa dalam memenuhi berbagai kebutuhan pribadi seperti renovasi rumah, pembelian kendaraan bermotor, serta biaya pendidikan anak.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, menjelaskan bahwa program ini memberikan plafon pembiayaan hingga Rp30 juta dengan tenor maksimal 36 bulan.
“Kami ingin mendukung kesejahteraan kepala desa dan perangkat desa melalui akses pembiayaan yang mudah dan tanpa jaminan,” ujarnya dalam wawancara, Rabu (16/10/2024).
Proses pengajuan pembiayaan dirancang sederhana, di mana calon penerima hanya perlu melengkapi dokumen seperti fotokopi KTP suami istri, kartu keluarga, Surat Keputusan (SK) pengangkatan, daftar gaji kolektif, serta rekomendasi dari kepala desa.
“Pengajuan bisa dilakukan di kantor BPRS Bhakti Sumekar, baik di daratan maupun kepulauan. Dana bisa cair dalam waktu satu hari,” tambah Hairil Fajar.
Sejak peluncurannya pada 29 April 2024, program ini telah mendapat respons positif. Hingga awal Oktober, sebanyak 210 kepala desa dan perangkat desa tercatat telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut.
Hairil Fajar berharap program ini bisa terus berjalan dan plafon pembiayaan dapat ditingkatkan di masa mendatang.
Selain itu, Fajar menyebut bahwa program ini dapat memperkuat kesejahteraan aparatur desa di Sumenep dengan memberikan solusi finansial yang efektif dan mudah diakses.
“Kami berharap kesejahteraan kepala desa dan perangkat desa semakin meningkat, seiring dengan pengelolaan penghasilan tetap (siltap) mereka di BPRS Bhakti Sumekar,” pungkasnya.












