Berita

BPN Kota Bogor Terapkan Strategi Menuju Kota Lengkap

Avatar of admin
×

BPN Kota Bogor Terapkan Strategi Menuju Kota Lengkap

Sebarkan artikel ini
IMG 20190904 084130
Ketua Pelaksana PTSL BPN Kota Bogor Yoga Munawar saat Ditemui Diruangan Kerjanya.

BOGOR, Rabu (05/09/2019) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka menuju kantor pertanahan Kota Bogor lengkap, Badan Pertanahan (BPN) Kota Bogor menerapkan strategi menuju Kota lengkap dengan memulai mengetahui jumlah bidang keseluruhan Kota Bogor dan jumlah bidang terdaftar, sehingga diperoleh jumlah bidang tanah belum terdaftar, dari jumlah tanah belum terdaftar tersebut akan dijadikan dasar target penunjukan lokasi program Pendaftaran Tanah Sismatik Lengkap (PTSL) tahun 2019 sebanyak 65 ribu bidang.

Selanjutnya dari hasil pengukuran lapangan PTSL 2019 akan diperoleh penambahan bidang, usulan penambahan target sebanyak 15 ribu bidang, demikian dikatakan ketua pelaksana PTSL BPN Kota Bogor Yoga Munawar kepada wartawan, Senin (03/09).

Ditambahkan Yoga, dari jumlah bidang tanah terdaftar akan diperoleh kualitas data KW 1 sampai denagan KW 6, namun masih terdapat buku tanah aktif yang belum terpetakan (KW 4 s/d KW 6) sehingga diusulkan sebagai target K4 sebanyak 16 ribu bidang dalam kegiatan peningkatan kualitas data/informasi bidang tanah.

“Setelah hasil PTSL lanjut Yoga, hasil peningkatan kualitas data sudah lengkap ditambah dengan pemetaan pekerjaan rutin dioverlaykan dengan peta kerja akan diperoleh areal areal kosong dan selanjutnya dilakukan identifikasi areal areal kosong tersebut dan dilakukan pengukuran sehingga semua areal Kota Bogor lengkap terpetakan,” ungkapnya.

Adapun target untuk penyelesaian PTSL pada tahun 2019 di Kota Bogor berjumlah 65 ribu bidang, dari 65 ribu bidang tersebut yang sudah diperoses sebanyak 55.477 bidang dan dari 55.477 yang sudah diperoses sekitar 51 ribu sampai 52 ribu diperkiran akan bisa jadi sertifikat, sementara sisanya masih ada kendala seperti data yang belum lengkap dan ada juga jual beli yang belum lunas dan sewa menyewa yang belum lunas juga.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Marisa